home wirausaha syariah

Aset Tembus Rp 12.698 Triliun, Ekonomi Syariah Kini Masuk Target Pembangunan Jangka Panjang Nasional

Senin, 05 Januari 2026 - 11:11 WIB
Aset Tembus Rp 12.698 Triliun, Ekonomi Syariah Kini Masuk Target Pembangunan Jangka Panjang Nasional

LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah secara resmi telah memasukkan sektor ekonomi dan keuangan syariah ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 serta RPJMN 2025-2029. Langkah strategis ini mempertegas posisi keuangan syariah bukan sekadar alternatif, melainkan pilar utama ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan.

Kesiapan sektor ini tercermin dari data performa per September 2025. Aset keuangan syariah nasional melonjak 26,4% (yoy) dengan total nilai Rp 12.698 triliun. Pertumbuhan ini jauh melampaui rata-rata keuangan nasional yang berada di angka 11,5%. Saat ini, pangsa pasar keuangan syariah telah menembus 30,9%, meningkat signifikan dari posisi 27,3% di tahun sebelumnya.

Integrasi Nilai Islam dan Kelestarian Lingkungan



Dalam forum ASEAN International Conference on Islamic Finance (AICIF) ke-13 di UNIDA Gontor (3-5 Desember 2025), KNEKS memaparkan bahwa kunci keberlanjutan ekonomi terletak pada integrasi Maqashid Syariah dengan isu lingkungan.

Direktur Jasa Keuangan Syariah KNEKS, Yosita Nur Wirdayanti, menjelaskan bahwa larangan terhadap israf (pemborosan) dan fasad (perusakan) adalah instrumen syariah untuk mengontrol pola produksi dan konsumsi agar tidak merusak alam.

"Maqashid Syariah memberikan landasan moral yang absolut, mencakup dimensi horizontal terhadap manusia dan alam, serta dimensi vertikal terhadap Tuhan," ungkap Yosita dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya