home global news

Banjir Bandang di Sulawesi Utara, 16 Orang Meninggal dan Lebih dari 600 Warga Mengungsi

Rabu, 07 Januari 2026 - 07:23 WIB
Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) dini hari. Sumber: BNPB
Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (5/1), dini hari. Update informasi hingga Selasa (6/1) pukul 14.00 WIB, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Sementara ratusan warga terdampak harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sitarolima, lima korban meninggal dunia telah diidentifikasi, sementara identitas korban lainnya masih dalam proses.

Selain itu, 22 orang mengalami luka dan dirujuk ke puskesmas setempat, serta dua orang dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Jumlah pengungsi sementara tercatat sekira 682 jiwa, dan angka tersebut masih terus diperbarui.

Banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari dan menyebabkan aliran air sungai meluap secara tiba-tiba pada pukul 02.30 WITA.

Peristiwa ini berdampak pada empat kecamatan, meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan, dengan sebaran wilayah terdampak di dua kelurahan dan enam desa.

Baca juga:Kondisi Memprihatinkan, Banjir di Kalsel Naik ke Status Tanggap Darurat Bencana

Dari sisi kerusakan, banjir bandang mengakibatkan tujuh unit rumah hanyut, 29 unit rumah rusak berat, dan 112 unit rumah rusak ringan. Sejumlah akses jalan dilaporkan terputus, serta beberapa bangunan kantor dan infrastruktur mengalami kerusakan. Pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya