Cara Pilih Karpet Berkualitas, Masih Banyak yang Salah Kaprah
Muhammad rifai akif
Senin, 11 Oktober 2021 - 14:35 WIB
Tahun 2021, tren warna karpet yang dianggap berkualitas tinggi adalah warna pastel dan tosca. Foto: LANGIT7/iStock
Karpet masih jadi barang mewah bagi sebagian orang. Semakin tebal dan besar karpet, biasanya anggapan orang akan menunjukkan seberapa kaya orang tersebut.
Padahal untuk menentukan sebuah karpet yang berkualitas dan berkelas, bukan dari ketebalannya. Dan juga bukan juga dari halusnya bahan.
Seperti dijelaskan pemilik usaha karper Al Barkat, Attaul Karim, di bilangan Jakarta Selatan yang disambangi Langit7 pada (8/10/2021).
"Banyak masyarakat Indonesia salah paham tentang kualitas karpet, yang lebih tebal dan bahan halus dianggap lebih mahal," kata Atta penguasaha asal Pakistan tapi sudah memiliki kewarganegaraan Indonesia.
Baca juga : Tips Dekorasi Rumah Minimalis agar Terlihat Lebih Megah
Menurut Atta, tebal dan halusnya karpet bukan penentu alas lantai ini berkelas dan berkualitas. Atta menjelaskan ada beberapa hal yang jadi penentu kualitas sebuah karpet.
Hal pertama yang harus dilakukan pembeli adalah melihat bagian belakang karpet. Perhatikan susunan dan kepadatan benang di bagian belakang. Teorinya semakin padat benang maka makin berkualitas karpet tersebut.
Padahal untuk menentukan sebuah karpet yang berkualitas dan berkelas, bukan dari ketebalannya. Dan juga bukan juga dari halusnya bahan.
Seperti dijelaskan pemilik usaha karper Al Barkat, Attaul Karim, di bilangan Jakarta Selatan yang disambangi Langit7 pada (8/10/2021).
"Banyak masyarakat Indonesia salah paham tentang kualitas karpet, yang lebih tebal dan bahan halus dianggap lebih mahal," kata Atta penguasaha asal Pakistan tapi sudah memiliki kewarganegaraan Indonesia.
Baca juga : Tips Dekorasi Rumah Minimalis agar Terlihat Lebih Megah
Menurut Atta, tebal dan halusnya karpet bukan penentu alas lantai ini berkelas dan berkualitas. Atta menjelaskan ada beberapa hal yang jadi penentu kualitas sebuah karpet.
Hal pertama yang harus dilakukan pembeli adalah melihat bagian belakang karpet. Perhatikan susunan dan kepadatan benang di bagian belakang. Teorinya semakin padat benang maka makin berkualitas karpet tersebut.