home otomotif

Pengusaha Jepang Menggalang Dana Rp 109,5 Miliar untuk Membangun Perusahaan Kendaraan Listrik dengan Pertumbuhan Tercepat di Ethiopia

Ahad, 11 Januari 2026 - 13:48 WIB
Pengusaha Jepang Menggalang Dana Rp 109,5 Miliar untuk Membangun Perusahaan Kendaraan Listrik dengan Pertumbuhan Tercepat di Ethiopia
LANGIT7.ID-Yuma Sasaki memimpikan Afrika jauh sebelum ia menginjakkan kaki di benua itu. Ia tertarik oleh keinginan untuk bekerja di bidang energi dan teknologi yang akan membawanya menjelajahi Afrika. Kini, Sasaki telah mengumpulkan Rp 109,5 miliar dari modal sabar investor Jepang dan mendirikan Dodai, perusahaan kendaraan listrik dengan pertumbuhan tercepat di Ethiopia.

Mimpi Tokyo, Jalanan Addis

Kisah Afrika Sasaki dimulai jauh dari Addis, di Universitas Tokyo. Setelah lulus, ia bergabung dengan perusahaan minyak dan gas besar asal Jepang. Bukan karena cinta pada minyak bumi atau jenjang korporat, tetapi karena ia berharap perusahaan itu akan mengirimnya ke Afrika—Gabon, Nigeria, Senegal, ke mana pun yang memiliki energi, peluang, dan tantangan.

"Mereka tidak pernah melakukannya, jadi saya keluar," katanya. "Perusahaan itu sebesar TotalEnergies, pendapatannya sekitar $100 miliar (sekitar Rp 1.565 triliun). Sangat besar di Jepang, tetapi tidak global. Jadi saya pergi dan bergabung dengan PEG Africa, perusahaan tenaga surya di Afrika Barat, untuk bekerja di Ghana dan Pantai Gading."

Namun sebelum pindah, ia melakukan apa yang ia sebut "peningkatan jeda". Ia mendaftar di Sekolah Bisnis ESSEC di Prancis untuk mempertajam keterampilannya dan meningkatkan kemampuan bahasanya. "Saya orang Jepang, bukan insinyur, dan bahasa Inggris serta Prancis saya tidak setingkat penutur asli. Saya membutuhkan sesuatu ekstra untuk menciptakan titik masuk ke Afrika," jelasnya.

Pada tahun 2021, Afrika memanggilnya lagi. Ia pindah pertama ke Djibouti, lalu ke Ethiopia, dan pada 2022 mendirikan Dodai.

Setelah dua tahun bekerja di bidang tenaga surya, Sasaki telah menyaksikan secara langsung betapa sulitnya mengalirkan listrik ke komunitas dan membangun bisnis di pasar-pasar Afrika.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya