Raja Tuna Jepang Bayar Rekor Rp 52,8 Miliar untuk Tuna Sirip Biru Raksasa di Lelang Tokyo
Tim langit 7
Senin, 12 Januari 2026 - 17:34 WIB
Kiyoshi Kimura, Presiden Sushizanmai, pamerkan tuna sirip biru 243 kg hasil lelang tahun baru di pasar Toyosu, Tokyo (5/1/2026). Foto: AFP.
LANGIT7.ID-Jepang; Seorang pengusaha sushi Jepang yang menyebut dirinya "Raja Tuna" membayar rekor 510,3 juta yen (sekitar Rp 52,8 miliar) untuk seekor tuna sirip biru raksasa dalam sebuah lelang pada hari Senin.
Dave Gershman dari tim perikanan internasional The Pew Charitable Trusts menggunakan berita lelang ini untuk menyoroti bahwa stok tuna sirip biru Pasifik sedang membaik setelah sebelumnya "hampir kolaps."
Rantai restoran sushi milik "Raja Tuna" Kiyoshi Kimura membayar harga tertinggi dalam lelang tahun baru bergengsi tahunan di pasar ikan utama Tokyo untuk tuna seberat 243 kilogram yang ditangkap di lepas pantai utara Jepang.
"Saya kira kami bisa membelinya dengan harga sedikit lebih murah, tetapi harganya melambung sebelum kita sadar," kata Kimura setelah lelang dini hari di pasar ikan utama Tokyo.
"Saya terkejut dengan harganya... Saya berharap dengan memakan tuna pembawa keberuntungan ini, sebanyak mungkin orang akan merasa berenergi," ujarnya kepada wartawan.
Harga yang dia bayarkan di lelang tersebut merupakan yang tertinggi sejak data pembanding mulai dikumpulkan pada tahun 1999.
Rekor tertinggi sebelumnya adalah 333,6 juta yen untuk seekor tuna sirip biru seberat 278 kilogram pada tahun 2019, setelah pasar ikan pindah dari kawasan tradisional Tsukiji di pusat Tokyo ke fasilitas yang lebih modern.
Dave Gershman dari tim perikanan internasional The Pew Charitable Trusts menggunakan berita lelang ini untuk menyoroti bahwa stok tuna sirip biru Pasifik sedang membaik setelah sebelumnya "hampir kolaps."
Rantai restoran sushi milik "Raja Tuna" Kiyoshi Kimura membayar harga tertinggi dalam lelang tahun baru bergengsi tahunan di pasar ikan utama Tokyo untuk tuna seberat 243 kilogram yang ditangkap di lepas pantai utara Jepang.
"Saya kira kami bisa membelinya dengan harga sedikit lebih murah, tetapi harganya melambung sebelum kita sadar," kata Kimura setelah lelang dini hari di pasar ikan utama Tokyo.
"Saya terkejut dengan harganya... Saya berharap dengan memakan tuna pembawa keberuntungan ini, sebanyak mungkin orang akan merasa berenergi," ujarnya kepada wartawan.
Harga yang dia bayarkan di lelang tersebut merupakan yang tertinggi sejak data pembanding mulai dikumpulkan pada tahun 1999.
Rekor tertinggi sebelumnya adalah 333,6 juta yen untuk seekor tuna sirip biru seberat 278 kilogram pada tahun 2019, setelah pasar ikan pindah dari kawasan tradisional Tsukiji di pusat Tokyo ke fasilitas yang lebih modern.