Misi Kemanusiaan: FUIB dan RS Ridhoka Salma Kirim Ratusan Kilogram Obat ke Banjir Aceh Tamiang
Tim langit 7
Rabu, 14 Januari 2026 - 09:01 WIB
Misi Kemanusiaan: FUIB dan RS Ridhoka Salma Kirim Ratusan Kilogram Obat ke Banjir Aceh Tamiang
LANGIT7.ID-Jakarta; Kepedulian terhadap sesama melintasi batas wilayah. Forum Umat Islam Bekasi (FUIB) resmi melepas keberangkatan tim relawan gabungan menuju Aceh Tamiang pada Senin (13/1/2026) dini hari. Misi ini difokuskan untuk menangani dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Tim yang berangkat terdiri dari kolaborasi tenaga ahli, mulai dari dokter, terapis, hingga relawan lapangan. Sinergi medis ini melibatkan institusi kesehatan ternama di Bekasi, yaitu RS Ridhoka Salma, Klinik Medika PP Al-Imaroh, dan Klinik PP Daarul Fikri. Total 334 Kg Obat-obatan diterjunkan sebagai bentuk komitmen pelayanan maksimal, RS Ridhoka Salma Cikarang memberikan dukungan logistik medis yang masif. Sebanyak 334 kg obat-obatan dikerahkan untuk membantu warga Aceh Tamiang yang mulai terserang berbagai penyakit pascabanjir.
Sebanyak 150 kg obat dibawa langsung oleh tim relawan yang berangkat pukul 01.30 WIB tadi, sementara 184 kg sisanya dikirimkan melalui jalur ekspedisi ke titik koordinasi di lokasi bencana. Direktur Utama RS Ridhoka Salma, Hj. Roziana Ghani, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang. Pengiriman ratusan kilogram obat-obatan ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat di lapangan," ujar Hj. Roziana Ghani.
Pendampingan Jangka Panjang dan Persiapan "Meugang"
Kehadiran relawan FUIB di Aceh Tamiang tidak hanya bersifat sementara. Tim medis dan relawan dijadwalkan melakukan pendampingan intensif dalam dua gelombang, yakni 6 Januari hingga 9 Februari 2026, serta diperkuat kembali pada periode 13 hingga 28 Januari 2026.
Tim yang berangkat terdiri dari kolaborasi tenaga ahli, mulai dari dokter, terapis, hingga relawan lapangan. Sinergi medis ini melibatkan institusi kesehatan ternama di Bekasi, yaitu RS Ridhoka Salma, Klinik Medika PP Al-Imaroh, dan Klinik PP Daarul Fikri. Total 334 Kg Obat-obatan diterjunkan sebagai bentuk komitmen pelayanan maksimal, RS Ridhoka Salma Cikarang memberikan dukungan logistik medis yang masif. Sebanyak 334 kg obat-obatan dikerahkan untuk membantu warga Aceh Tamiang yang mulai terserang berbagai penyakit pascabanjir.
Sebanyak 150 kg obat dibawa langsung oleh tim relawan yang berangkat pukul 01.30 WIB tadi, sementara 184 kg sisanya dikirimkan melalui jalur ekspedisi ke titik koordinasi di lokasi bencana. Direktur Utama RS Ridhoka Salma, Hj. Roziana Ghani, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang. Pengiriman ratusan kilogram obat-obatan ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi warga yang membutuhkan penanganan medis darurat di lapangan," ujar Hj. Roziana Ghani.
Pendampingan Jangka Panjang dan Persiapan "Meugang"
Kehadiran relawan FUIB di Aceh Tamiang tidak hanya bersifat sementara. Tim medis dan relawan dijadwalkan melakukan pendampingan intensif dalam dua gelombang, yakni 6 Januari hingga 9 Februari 2026, serta diperkuat kembali pada periode 13 hingga 28 Januari 2026.