Greenland Lagi Jadi Rebutan, Warganya Tegas Pilih Denmark Daripada AS
Lusi mahgriefie
Rabu, 14 Januari 2026 - 10:23 WIB
Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen tegaskan rakyatnya memilih Denmark daripada AS. Sumber: ist
Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen mengatakan dengan tegas bahwa rakyatnya akan memilihDenmark, daripada Amerika Serikat (AS) jika mereka diminta untuk membuat pilihan seperti itu.
Pernyataan itu disampaikan Nielsen pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, dan menjadi pernyataan terkuat dari perwakilan Greenland sejak Presiden AS Donald Trump memperbarui rencana untuk mencaplok wilayah semi-otonom Denmark tersebut.
Perdana Menteri Greenland mengatakan mereka "menghadapi krisis geopolitik", tetapi posisi pulau itu jelas.
"Jika kami harus memilih antara Amerika Serikat dan Denmark di sini dan sekarang, kami memilih Denmark," kata Nielsen melansir bbc.com, Rabu (14/1/2026).
Kembali ia menegaskan, "Satu hal harus jelas bagi semua orang. Greenland tidak ingin dimiliki oleh Amerika Serikat. Greenland tidak ingin diperintah oleh Amerika Serikat. Greenland tidak ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat."
Konferensi pers di Kopenhagen ini berlangsung sehari sebelum Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan mitranya dari Greenland, Vivian Motzfeldt, dijadwalkan melakukan perjalanan ke AS untuk bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Baca juga: Sekutu Eropa Siapkan Perlawanan Bila AS Benar-benar Akuisisi Greenland
Pernyataan itu disampaikan Nielsen pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, dan menjadi pernyataan terkuat dari perwakilan Greenland sejak Presiden AS Donald Trump memperbarui rencana untuk mencaplok wilayah semi-otonom Denmark tersebut.
Perdana Menteri Greenland mengatakan mereka "menghadapi krisis geopolitik", tetapi posisi pulau itu jelas.
"Jika kami harus memilih antara Amerika Serikat dan Denmark di sini dan sekarang, kami memilih Denmark," kata Nielsen melansir bbc.com, Rabu (14/1/2026).
Kembali ia menegaskan, "Satu hal harus jelas bagi semua orang. Greenland tidak ingin dimiliki oleh Amerika Serikat. Greenland tidak ingin diperintah oleh Amerika Serikat. Greenland tidak ingin menjadi bagian dari Amerika Serikat."
Konferensi pers di Kopenhagen ini berlangsung sehari sebelum Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan mitranya dari Greenland, Vivian Motzfeldt, dijadwalkan melakukan perjalanan ke AS untuk bertemu dengan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
Baca juga: Sekutu Eropa Siapkan Perlawanan Bila AS Benar-benar Akuisisi Greenland