Bencana Longsor di Bandung Barat, 25 Orang Meninggal dan 105 Orang Hilang
Lusi mahgriefie
Senin, 26 Januari 2026 - 09:12 WIB
Foto: ist
Bencana longsor terjadi di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Data hingga Minggu (26/6) pukul 16.35 WIB, sebanyak 25 orang meninggal dunia dan 11 orang berhasil diidentifikasi, namun jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan, dikutip Senin (26/1/2026).
Bencana longsor di Bandung Barat terjadi pada Sabtu (24/1) sekira pukul 03.00 WIB.Berdasarkan data sementara, sebanyak 30 rumah terdampak, dengan jumlah korban mencapai 113 jiwa dari sekitar 34 kepala keluarga (KK).
Mengenai proses identifikasi, Kombes Hendra menegaskan bahwa tim-nya melakukan hal ini secara teliti dengan melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi guna memastikan keakuratan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat," ujarnya.
Baca juga:Pemerintah Aceh Tetapkan Perpanjangan Keempat Status Darurat Bencana, Hingga 29 Januari 2026
Dalam upaya pencarian korban longsor, Hendra mengungkapkan, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri untuk membantu.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan, dikutip Senin (26/1/2026).
Bencana longsor di Bandung Barat terjadi pada Sabtu (24/1) sekira pukul 03.00 WIB.Berdasarkan data sementara, sebanyak 30 rumah terdampak, dengan jumlah korban mencapai 113 jiwa dari sekitar 34 kepala keluarga (KK).
Mengenai proses identifikasi, Kombes Hendra menegaskan bahwa tim-nya melakukan hal ini secara teliti dengan melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi guna memastikan keakuratan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada korban dan keluarga agar proses identifikasi berjalan cepat, akurat, dan bermartabat," ujarnya.
Baca juga:Pemerintah Aceh Tetapkan Perpanjangan Keempat Status Darurat Bencana, Hingga 29 Januari 2026
Dalam upaya pencarian korban longsor, Hendra mengungkapkan, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri untuk membantu.