Menteri Singapura Turun Tangan Respons Penutupan Warung Nasi Padang Tertua
LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar penutupan Warong Nasi Pariaman yang legendaris tak hanya memicu antrean ratusan pelanggan, tetapi juga memancing reaksi cepat dari kalangan pejabat tinggi Singapura. Menteri Negara yang membidangi Urusan Muslim, Faishal Ibrahim, langsung "turun gunung" menemui keluarga pengelola begitu mendengar berita tersebut.
Dalam pembaruan di media sosialnya, Faishal mengungkapkan langkah konkret yang ia ambil. Ia tidak hanya datang untuk bernostalgia, tetapi juga telah meminta rekan-rekannya dari berbagai badan pemerintah untuk bekerja sama dengan para pemilik. Tujuannya jelas: untuk memahami bantuan apa yang bisa diberikan pemerintah dalam situasi ini.
Bagi Faishal, gerai berusia 78 tahun di Kandahar Street ini memiliki nilai sentimentil yang mendalam.
"Bagi banyak keluarga, termasuk keluarga saya, kunjungan ke Kampong Gelam rasanya belum lengkap tanpa makan di sini. Nilai dari kedai-kedai seperti Pariaman sungguh tak terukur dalam masyarakat kita," ujar Faishal.
Baca juga: Warong Nasi Pariaman, Kedai Nasi Padang Tertua di Singapura, Bakal Tutup 31 Januari
Ia juga menyampaikan pesan emosional secara langsung kepada keluarga pendiri. "Saya sampaikan kepada pihak keluarga, saya berharap mereka tahu bahwa keberadaan mereka sangat dihargai. Masakan mereka telah menjadi bagian dari santapan bersama dan kenangan banyak warga Singapura selama bertahun-tahun," tambahnya.