home global news

Mantan Menlu Hassan Wirajuda Minta Masyarakat Tidak Apriori Terhadap Keputusan Gabung di Board of Peace

Kamis, 05 Februari 2026 - 19:01 WIB
Foto: ist
Mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda meminta agar masyarakat jangan dulu bersikap apriori terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan Indonesia bergabung dalam Board of Peace.

Hassan menjelaskan bahwa delapan negara yang berpenduduk mayoritas Islam juga bergabung di Board of Peace. Dengan demikian negara-negara bisa menjaga agar proses yang berjalan tetap sejalan dengan tujuan kemanusiaan. Tidak seperti yang dikhawatirkan terhadap Board of Peace yang dibentuk Donald Trump.

Hassan juga menekankan bahwa proses penyelesaian konflik tidak selalu harus berada dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), seraya mencontohkan berbagai praktik diplomasi internasional di masa lalu.

"Dengan kata lain, kita tidak perlu apriori. Ada proses di luar kerangka PBB dan itu tidak perlu ditafsirkan secara negatif. Sepanjang itu menghasilkan tentunya," ujarnya, mengutip laman Setneg, Kamis (5/2/2026).

Baca juga:Dino Patti Djalal Menilai Prabowo Realistis Bergabung di Board of Peace

Hassan juga menyoroti pentingnya proses konsultasi yang telah dilalui Indonesia sebelum memutuskan bergabung dalam Board of Peace. Ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui dialog intensif dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam.

"Jadi kita ikut serta dalam Board of Peace ini setelah melalui dua rangkaian konsultasi di antara negara-negara berpenduduk mayoritas Islam atau negara Islam," imbuhnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya