RenunganMalam: Menunda Hari Ini, Bisa Jadi Menyesal di Kemudian Hari
Tim langit 7
Senin, 09 Februari 2026 - 19:30 WIB
RenunganMalam: Menunda Hari Ini, Bisa Jadi Menyesal di Kemudian Hari
LANGIT7.ID-Sering kali kita tahu apa yang seharusnya dilakukan, tetapi memilih menunda. Menunda minta maaf, menunda berbuat baik, menunda berubah, menunda mendekat kepada Allah. Alasannya hampir selalu sama: nanti saja, masih ada waktu.
Padahal, tidak semua penundaan berakhir dengan kesempatan kedua. Waktu terus berjalan, sementara kita tidak pernah benar-benar tahu berapa jatah waktu yang tersisa. Apa yang hari ini terasa bisa ditunggu, bisa jadi esok hanya tinggal penyesalan.
Rasulullah ﷺ mengingatkan: “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara…” salah satunya hidup sebelum mati. Pesan ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi menyadarkan bahwa kesempatan berbuat baik tidak selalu datang dua kali.
Menunda kebaikan sering kali bukan karena tidak mampu, tetapi karena kalah oleh rasa malas dan nyaman. Kita merasa aman di zona sekarang, padahal hati kecil sudah berulang kali mengingatkan. Sayangnya, suara hati itu sering kita abaikan.
Malam ini, mari jujur pada diri sendiri. Kebaikan apa yang selama ini Anda tunda? Langkah kecil apa yang seharusnya sudah dimulai? Jangan menunggu segalanya sempurna. Karena sering kali, penyesalan bukan datang karena salah melangkah, tetapi karena tidak melangkah sama sekali.(*/saf/Komunitas QM)
Padahal, tidak semua penundaan berakhir dengan kesempatan kedua. Waktu terus berjalan, sementara kita tidak pernah benar-benar tahu berapa jatah waktu yang tersisa. Apa yang hari ini terasa bisa ditunggu, bisa jadi esok hanya tinggal penyesalan.
Rasulullah ﷺ mengingatkan: “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara…” salah satunya hidup sebelum mati. Pesan ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi menyadarkan bahwa kesempatan berbuat baik tidak selalu datang dua kali.
Menunda kebaikan sering kali bukan karena tidak mampu, tetapi karena kalah oleh rasa malas dan nyaman. Kita merasa aman di zona sekarang, padahal hati kecil sudah berulang kali mengingatkan. Sayangnya, suara hati itu sering kita abaikan.
Malam ini, mari jujur pada diri sendiri. Kebaikan apa yang selama ini Anda tunda? Langkah kecil apa yang seharusnya sudah dimulai? Jangan menunggu segalanya sempurna. Karena sering kali, penyesalan bukan datang karena salah melangkah, tetapi karena tidak melangkah sama sekali.(*/saf/Komunitas QM)
(lam)