LANGIT7.ID-, New York - - Rumah mode mewah asal Italia,
Prada, memperkenalkan pakaian dalam khusus
astronaut untuk misi khusus NASA ke bulan. Produk ini dikembangkan bersama Axiom Space, perusahaan infrastruktur antariksa yang berbasis di Houston, Amerika Serikat.
Kolaborasi ini menandai langkah baru
Prada sebagai merek fesyen mewah yang merambah ke sektor
luar angkasa.Diluncurkan di butik
Prada di Manhattan, New York City, AS, produk ini bagian dari
Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG), yakni pakaian yang dirancang mampu mengatur suhu tubuh
astronaut selama menjalankan misi ekstrem luar angkasa.
Baca juga: Pengrajin Sandal di India Banjir Pesanan, Usai Protes ke Merek Prada Menjadi ViralDesain pakaian dalam ini menempel pada tubuh dan dilengkapi sistem tabung ventilasi yang dirajut langsung ke dalam materialnya.
Chief Marketing Officer Prada, Lorenzo Bertelli mengatakan bahwa keahlian lintas industri menjadi kunci dalam proyek ini.
“Kami memiliki spektrum kemampuan dan keahlian yang sangat luas,” ujar Lorenzo seperti dilansir Reuters, Kamis (11/6/2026).
Langkah terbaru ini melanjutkan gebrakan Prada di dunia antariksa yang dimulai pada 2024, saat Prada memperkenalkan desain baju
antariksa untuk misi Artemis 4 pada 2028.
Menurut Thomai Serdari, pakar strategi merek mewah dan profesor pemasaran di New York University Stern School of Business, Prada telah melangkah lebih jauh.
“Prada tidak lagi sekadar mengambil inspirasi dari luar angkasa, tetapi telah masuk ke dalam kemitraan nyata,” ujarnya.
Serdari menilai ada dua alasan di balik ketertarikan Prada terhadap sektor antariksa. Pertama, untuk menjangkau konsumen kelas atas yang mulai tertarik dengan wisata luar angkasa. Kedua, memperkuat citra merek sebagai sebagai pelopor pemikiran avant-garde dan inovasi masa depan.
Baca juga: Prada Dituntut Ganti Rugi, Buntut Tudingan Menjiplak Sandal Tradisional IndiaMenurut Luca Solca, Kepala Global Barang Mewah di Bernstein, eksplorasi luar angkasa dan rencana pengiriman manusia ke Bulan akan terus menarik perhatian publik global.
“Industri mewah perlu tetap relevan dan terlihat,” kata Solca.
Merek Lain Mulai Lirik AntariksaPrada bukan satu-satunya pemain fesyen yang tertarik pada sektor luar angkasa. Under Armour diketahui bekerja sama dengan Virgin Galactic untuk mengembangkan pakaian penerbangan luar angkasa.
Sementara itu, Columbia Sportswear berkolaborasi dengan Intuitive Machines dalam pengembangan teknologi kain untuk kebutuhan eksplorasi ruang angkasa.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah rumah mode mewah lainnya akan mengikuti jejak Prada.
Menurut Serdari, dalam industri luxury, menjadi yang pertama jauh lebih penting daripada mengikuti tren yang sudah ada. Ia menilai sejumlah nama besar seperti Louis Vuitton, Hermès, dan Chanel juga memiliki ketertarikan terhadap dunia antariksa, tetapi kemungkinan akan mencari pendekatan yang berbeda.
Baca juga: Koleksi Terbaru Prada Tuai Protes karena Dinilai Merampas Budaya India“Di level tertinggi industri barang mewah, para pemain tidak akan saling meniru. Mereka akan menciptakan jalannya masing-masing,” ujarnya.
(est)