home global news

Prabowo Geram IHSG Anjlok, Pemerintah Perketat Pengawasan Pasar Modal Banyak Yang Tak Masuk Akal

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:05 WIB
Prabowo Geram IHSG Anjlok, Pemerintah Perketat Pengawasan Pasar Modal Banyak Yang Tak Masuk Akal
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Prabowo Subianto menyatakan kekesalannya terhadap pelemahan signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa pekan terakhir. Kemarahan itu dipicu oleh potensi tergerusnya integritas pasar modal yang berimbas pada perlindungan investor, khususnya investor ritel.

Hal ini disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, dalam forum ASEAN Climate Forum yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026). Hashim menekankan bahwa pasar yang sehat dan terpercaya hanya dapat terwujud jika ditopang oleh prinsip kredibilitas serta pengawasan yang ketat.

“Kita semua tahu apa yang terjadi pekan lalu. Morgan Stanley, gejolak pasar saham—saya tidak tahu apakah Anda mengikuti, ini menjadi topik hangat. Beberapa pihak disebut diminta mundur,” ujar Hashim.

Hashim menegaskan bahwa Presiden Prabowo menjadikan kehormatan negara sebagai prioritas tertinggi dalam setiap kebijakan. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap regulator dan pelaku pasar akan diperkuat secara signifikan.

Ia juga menyoroti sejumlah anomali di pasar, salah satunya adalah rasio harga terhadap laba (price to earnings/PE) yang mencapai ratusan hingga ribuan kali lipat. Menurut Hashim, angka tersebut tidak masuk akal dan menjadi sinyal peringatan dini atas lemahnya pengawasan.

“Ada yang salah. Harapan Presiden dan pemerintah adalah Anda semua—regulator dan SRO (self-regulatory organization)—tetap waspada. Kalau melihat keanehan yang konyol seperti ini, itu adalah bendera merah,” tegasnya.

Hashim menyebut bahwa potensi penipuan di pasar akan selalu ada apabila tidak ada pengawasan yang serius. Ia mengingatkan bahwa reputasi institusi seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) turut dipertaruhkan dalam situasi ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya