home global news

Negara Hadir, "Sweeping" Minggir: Catatan untuk Gubernur Jakarta Jelang Ramadhan

Ahad, 15 Februari 2026 - 17:26 WIB
Negara Hadir, Sweeping Minggir: Catatan untuk Gubernur Jakarta Jelang Ramadhan
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Menjelang momentum hari-hari besar keagamaan, diskursus mengenai ketertiban umum dan kenyamanan beribadah kerap mencuat di Jakarta. Satu hal yang perlu ditegaskan kepada Gubernur Jakarta adalah tidak perlu ada lagi aksi sweeping atau penertiban sepihak oleh kelompok masyarakat dalam setiap perayaan dan pelaksanaan ibadah di hari suci masing-masing agama. Mengapa? Karena pemerintah mutlak harus hadir untuk mengaturnya.

Logika mendasarnya sederhana: aksi sweeping menjadi tidak relevan ketika pemerintah, jauh sebelum bulan puasa atau hari raya lainnya, telah aktif mensosialisasikan dan memberi pengertian kepada rakyat tentang urgensi sikap saling menghormati.

Esensi Toleransi Timbal Balik



Kerukunan umat beragama dibangun di atas fondasi saling pengertian, bukan ketakutan. Pola ini berlaku universal bagi semua agama di Indonesia. Ketika saudara kita umat Hindu merayakan Nyepi, umat dari agama lain wajib menghormati kepercayaan dan kekhusyukan ibadah mereka. Begitu pula saat Natal tiba, umat agama lain harus menghormati keyakinan dan ibadah umat Kristen dan Katolik.

Siklus penghormatan ini harus berjalan natural dan seterusnya bagi semua agama. Namun, agar kesadaran ini terwujud secara masif dan teratur, peran negara tidak bisa digantikan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya