home global news

Lampion Ramadhan Menghiasi Kota di Palestina, Warna-warni Diantara Abu Bangunan Hancur

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:18 WIB
Foto: Anadolu
Ramadhan adalah buan suci milik umat Islam, dan seluruh muslim di dunia berhak menyambut dan merayakannya dengan berbagai cara. Tak terkecuali di Palestina, di antara reruntuhan bangunan hancur yang hanya menyisakan abu dan debu, terpasang lampion cantik berwarna-warni.

Tampak di sebuah bangunan bekas rumah enam lantai di Gaza selatan, lampion berwarna-warni itu bergoyang di atas beton yang hancur.

Di lingkungan Abu Sufyan di Khan Younis, anak-anak memanjat tembok yang hancur dan merentangkan kawat di antara tenda dan bangunan yang roboh. Mereka bertekad untuk menghiasi jalan demi menyambut Ramadhan.

Ini menjadi hal pertama yang bisa mereka lakukan dalam menyambut bulan suci, sejak gencatan senjata menghentikan perang Israel yang berlangsung selama dua tahun dan telah menghancurkan sebagian besar Gaza.

Bagi penduduk di sini, menggantung dekorasi bukan hanya ritual musiman. Ini adalah tindakan untuk merebut kembali kehidupan.

Baca juga:Bagaimana Tradisi Muslim di Tiongkok Menyambut Ramadhan?

Selama berbulan-bulan, abu dan debu mendominasi lingkungan tersebut. Kini, spanduk bertuliskan "Ramadan Mubarak" dan "Selamat Datang, Bulan Suci" tergantung di atas lorong-lorong yang masih dipenuhi bekas bombardir.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya