Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Bagaimana Tradisi Muslim di Tiongkok Menyambut Ramadhan?

lusi mahgriefie Jum'at, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB
Bagaimana Tradisi Muslim di Tiongkok Menyambut Ramadhan?
Foto: ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Umat Islam di Tiongkok memiliki tradisi sendiri untuk menyambut bulan Ramadhan. Momen ini menjadi amat spesial dengan tampilan rumah yang lebih semarak dibanding hari lainnya, kemudian berbagai sajian khas, hingga berkumpul bersama komunitas Muslim di sana. Seperti apa keseruannya?

Kegiatan khusus yang dilakukan umat Muslim di Tiongkok dalam menyambut Ramadhan dimulai dari membersihkan rumah, kemudian mendekorasinya dengan pernak-pernik nuansa Ramadhan.

Tak ketinggalan sajian khusus seperti beras, tepung, manisan, buah-buahan, daging, dan berbagai jenis teh disiapkan untuk memasuki bulan suci.

Mereka juga memastikan untuk saling mengunjungi, baik di antara kerabat maupun dalam komunitas Muslim yang lebih besar. Orang-orang kaya menyiapkan perbekalan untuk Ramadhan dan membagikannya kepada kaum miskin, dengan harapan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Baca juga: Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan

Umat Islam yang tinggal di dekat masjid mengundang para jamaah untuk berbuka puasa setelah salat Maghrib, dengan tujuan mendapatkan pahala dan memperkuat ikatan kasih sayang dan persaudaraan dalam komunitas Muslim.

Ramadhan di Ningxia

Di daerah Otonomi Hui Ningxia, dimana Muslim di Tiongkok lebih dari 40% dari populasi, Ramadhan memiliki ritual dan makna khusus. Muslim Hui juga disebut sebagai komunitas Muslim terbesar di Tiongkok.

Puasa di bulan Ramadhan melibatkan praktik budaya dan keagamaan tertentu yang unik bagi Muslim Tiongkok, yang mencerminkan budaya nasional dan melaksanakan ibadah wajib yang meliputi puasa seharian penuh, melaksanakan shalat lima waktu, shalat Tarawih, membaca AlQuran, memberikan sedekah, dan berdoa memohon ampunan dan surga.

Melansir Al-Mujtama, umat Muslim Tionghoa menghadiri salat Subuh dalam jumlah besar selama Ramadhan, bahkan dua kali lipat dari jumlah kehadiran biasanya.

Imam Ibrahim Ma Shou Dong memimpin salat, membaca AlQuran, dan mengajarkan pelajaran Islam sepanjang Ramadhan. Beliau yang memimpin salat Tarawih dengan 23 rakaat setiap malam.

Baca juga: Sebelum Viral dan Mendunia, Pacu Jalur Jadi Tradisi Menyambut Ramadhan di Riau

Di beberapa wilayah, terutama di daerah Xinjiang yang didominasi Uighur, terdapat tradisi kuliner unik selama bulan Ramadan. Hidangan khas seperti polo (nasi berbumbu dengan daging dan sayuran), samsa (kue isi daging), dan laghman (mi berbumbu dengan daging dan sayuran) menjadi menu populer saat berbuka puasa.

Namun, Ramadan di Tiongkok bukan hanya tentang menikmati makanan lezat. Umat Muslim Hui mengadakan festival dan acara khusus yang benar-benar menyatukan komunitas. Bayangkan malam-malam yang dipenuhi dengan lantunan AlQuran, ceramah agama, pertunjukan budaya, dan tentu saja, banyak berbagi makanan dengan teman dan keluarga.

Secara keseluruhan, tradisi Ramadan di Tiongkok mencerminkan keragaman budaya, toleransi beragama, dan semangat persaudaraan di antara umat Muslim di negara tersebut.

Sedekah Pemilik Restoran Islami di Tiongkok

Salah satu pemilik restoran bernama Siraj al-Din Ma Hai Chun, secara rutin mengundang mahasiswa Muslim asing ke restoran Islami miliknya untuk berbuka puasa selama Ramadhan.

Ia menyiapkan hidangan istimewa seperti "Baozi," sayuran dengan daging sapi, dan ayam dengan kentang. Ritual istimewanya termasuk menyediakan makanan berbuka puasa dan mengirimkan makanan sahur ke asrama mahasiswa.

Muslim Tionghoa menekankan ikatan keluarga dan semangat kebersamaan selama Ramadan, mencerminkan komitmen mereka untuk saling membantu.

Mereka meyakini bahwa Ramadhan erat dengan kebaikan, berkah, dan pengampunan serta sedekah dan kebaikan kepada mereka yang membutuhkan hanya untuk mencari ridha Allah.

Baca juga: 10 Negara Ini Punya Tradisi Sendiri Merayakan Ramadhan, dari Asia Hingga Eropa

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)