LANGIT7.ID-, Jakarta - - Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing dalam menyambut Ramadhan, salah satunya di Sumatera Barat yang melakukan Balimau, yaitu mandi dengan campuran jeruk nipis yang menjadi kegiatan rutin para warga dalam rangka menyambut Ramadhan.
Balimau adalah tradisi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dan sering dikaitkan dengan adat Basandi Syarak. Kegiatan ini berupa ritual mandi menggunakan jeruk nipis (limau) dan wewangian alami lainnya untuk mensucikan diri lahir dan batin sehari sebelum Ramadan.
Bukan tanpa makna, tapi tradisi ini melambangkan penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum memasuki bulan suci. Serta melambangkan rasa syukur, kebersihan fisik, dan mempererat silaturahmi, sering dilakukan di sungai atau pantai.
Selain itu, tujuan dari tradisi Balimau adalah untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan untuk dapat menjalani puasa di bulan yang suci dan penuh ampunan Balimau juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sesama muslim yang menjalankan ritual tersebut.
Baca juga: 10 Negara Ini Punya Tradisi Sendiri Merayakan Ramadhan, dari Asia Hingga EropaBiasanya, Balimau dilakukan di sungai atau pemandian umum dengan suasana penuh kebersamaan. Waktu pelaksanaan dilakukan pada hari terakhir bulan Sya'ban atau satu hari sebelum Ramadhan. Balimau sering disebut juga Petang Balimau di beberapa daerah.
Sejarah BalimauLahirnya tradisi Balimau tak lain karena zaman dahulu akses air dan sabun masih terbatas. Tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih, baik karena tidak ada sabun, wilayah yang kekurangan air, atau penyebab lainnya.
Selain jeruk nipis sebagai bahan utama, Balimau juga membutuhkan bahan-bahan lain. Terdapat jeruk nipis yang sudah diiris tipis, bunga mawar, bunga melati, bunga rampai merah, akar-akaran wangi, dan daun pandan yang diiris tipis. Semua bahan-bahan alami ini dimasukkan ke air hangat bersamaan, kemudian dibalurkan ke tubuh mulai dari kepala.
Baca juga: Simak 9 Persiapan Fisik Jelang Ramadhan Ini, Agar Puasa Lancar Tanpa Gangguan KesehatanSetiap bahan untuk Balimau memiliki manfaat tersendiri. Saat itu, pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah jeruk nipis. Jeruk ini dipilih karena mampu melarutkan minyak atau keringat di badan. Sementara akar-akaran, bunga, dan daun pandan berfungsi mengangkat sel kulit mati yang menempel di kulit dan membuat tubuh wangi.
Dengan kekayaan alam Sumatra Barat yang beragam, tak heran jika banyak pilihan pemandian alam yang dijadikan titik lokasi pelaksanaan tradisi Balimau lengkap dengan pemandangan yang memukau, seperti Pantai Padang, Pantai Aia Manih, Pantai Pasir Jambak, Lubuak Tampuruang, dan Lubuak Paraku.
(lsi)