Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan

lusi mahgriefie Ahad, 08 Februari 2026 - 08:45 WIB
Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan
Balimau yaitu mandi dengan limau (jeruk nipis) merupakan tradisi masyarakat Sumbar. Biasa dilakukan di sungai atau pemandian umum.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi masing-masing dalam menyambut Ramadhan, salah satunya di Sumatera Barat yang melakukan Balimau, yaitu mandi dengan campuran jeruk nipis yang menjadi kegiatan rutin para warga dalam rangka menyambut Ramadhan.

Balimau adalah tradisi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dan sering dikaitkan dengan adat Basandi Syarak. Kegiatan ini berupa ritual mandi menggunakan jeruk nipis (limau) dan wewangian alami lainnya untuk mensucikan diri lahir dan batin sehari sebelum Ramadan.

Bukan tanpa makna, tapi tradisi ini melambangkan penyucian diri, baik secara lahir maupun batin, sebelum memasuki bulan suci. Serta melambangkan rasa syukur, kebersihan fisik, dan mempererat silaturahmi, sering dilakukan di sungai atau pantai.

Selain itu, tujuan dari tradisi Balimau adalah untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah karena masih diberi kesempatan untuk dapat menjalani puasa di bulan yang suci dan penuh ampunan Balimau juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan sesama muslim yang menjalankan ritual tersebut.

Baca juga: 10 Negara Ini Punya Tradisi Sendiri Merayakan Ramadhan, dari Asia Hingga Eropa

Biasanya, Balimau dilakukan di sungai atau pemandian umum dengan suasana penuh kebersamaan. Waktu pelaksanaan dilakukan pada hari terakhir bulan Sya'ban atau satu hari sebelum Ramadhan. Balimau sering disebut juga Petang Balimau di beberapa daerah.

Sejarah Balimau

Lahirnya tradisi Balimau tak lain karena zaman dahulu akses air dan sabun masih terbatas. Tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih, baik karena tidak ada sabun, wilayah yang kekurangan air, atau penyebab lainnya.

Selain jeruk nipis sebagai bahan utama, Balimau juga membutuhkan bahan-bahan lain. Terdapat jeruk nipis yang sudah diiris tipis, bunga mawar, bunga melati, bunga rampai merah, akar-akaran wangi, dan daun pandan yang diiris tipis. Semua bahan-bahan alami ini dimasukkan ke air hangat bersamaan, kemudian dibalurkan ke tubuh mulai dari kepala.

Balimau, Tradisi Mandi Jeruk Nipis di Sumbar Menyambut Ramadhan

Baca juga: Simak 9 Persiapan Fisik Jelang Ramadhan Ini, Agar Puasa Lancar Tanpa Gangguan Kesehatan

Setiap bahan untuk Balimau memiliki manfaat tersendiri. Saat itu, pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah jeruk nipis. Jeruk ini dipilih karena mampu melarutkan minyak atau keringat di badan. Sementara akar-akaran, bunga, dan daun pandan berfungsi mengangkat sel kulit mati yang menempel di kulit dan membuat tubuh wangi.

Dengan kekayaan alam Sumatra Barat yang beragam, tak heran jika banyak pilihan pemandian alam yang dijadikan titik lokasi pelaksanaan tradisi Balimau lengkap dengan pemandangan yang memukau, seperti Pantai Padang, Pantai Aia Manih, Pantai Pasir Jambak, Lubuak Tampuruang, dan Lubuak Paraku.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)