home global news

Sambut Ramadhan 1447 H, Kementerian Kebudayaan Angkat Keindahan Toleransi Ibadah di Nusantara

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:13 WIB
Sambut Ramadhan 1447 H, Kementerian Kebudayaan Angkat Keindahan Toleransi Ibadah di Nusantara
LANGIT7.ID-Jakarta;

Kementerian Kebudayaan menggelar silaturahmi pegawai dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Acara yang mengusung tema “Keindahan Toleransi Ibadah di Nusantara” ini digelar di Auditorium Gedung A Lantai 3, Kementerian Kebudayaan sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat kerja menjelang bulan suci.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan sebagai bagian dari tradisi menyambut bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, menjelang bulan suci Ramadan ini kita dapat berkumpul dalam acara munggahan sebagai wujud rasa syukur, sekaligus ikhtiar membersihkan hati, mempererat silaturahim, dan memperkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar Kementerian Kebudayaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh pegawai untuk memasuki Ramadan dengan tetap menjaga profesionalisme, integritas, dan semangat kerja. Bambang berharap kebersamaan tersebut semakin menguatkan sinergi serta menghadirkan keberkahan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemajuan kebudayaan.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga sebagai peristiwa budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Tradisi berbuka puasa atau iftar, misalnya, telah menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda dunia yang tercatat di UNESCO oleh sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Turki. Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengupayakan agar tradisi iftar juga dapat menjadi bagian dari daftar ekstensi yang diajukan Indonesia.

“Iftar atau berbuka puasa merupakan peristiwa budaya dengan ragam tradisi yang sangat khas di berbagai daerah. Setiap wilayah memiliki cara dan kekhasan tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara,” ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya