LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Spanyol memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia setelah menundukkan Portugal dengan skor tipis 1-0 pada babak 16 besar di Dallas. Gol telat Mikel Merino menjadi pembeda dalam duel ketat yang berlangsung hingga menit-menit akhir.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi La Roja. Untuk pertama kalinya sejak perjalanan mereka menjadi juara dunia pada 2010, Spanyol akhirnya kembali mampu menembus babak perempat final Piala Dunia. Dalam dua edisi sebelumnya, langkah mereka selalu terhenti di babak 16 besar melalui adu penalti.
Gelandang Spanyol, Rodri, mengungkapkan bahwa kedewasaan permainan menjadi faktor utama keberhasilan timnya mengatasi tekanan Portugal sepanjang pertandingan.
"Saya pikir kedewasaan yang ditunjukkan tim hari ini luar biasa karena kami mampu membaca jalannya pertandingan setiap saat. Kami membuat mereka kelelahan dan akhirnya menemukan celah. Memang kami tidak menciptakan banyak peluang, tetapi kami mampu memanfaatkan ruang yang terbuka, dan sekali lagi Mikel Merino tampil menentukan di momen penting," ujar Rodri.
Penampilan Spanyol di turnamen kali ini juga mengingatkan publik pada skuad juara dunia 2010. Saat itu, tim asuhan Vicente del Bosque mencatat empat laga beruntun tanpa kebobolan di fase gugur, termasuk kemenangan 1-0 atas Portugal pada babak 16 besar.
Kini, skuad besutan Luis de la Fuente menunjukkan catatan yang tak kalah impresif. Hingga lima pertandingan di putaran final, Spanyol belum sekali pun kebobolan.
Bek kiri Marc Cucurella menilai kekuatan terbesar Spanyol bukan hanya terletak pada lini belakang, tetapi pada kerja kolektif seluruh pemain dalam bertahan.
"Pada akhirnya, tim-tim besar dan tim juara adalah mereka yang memiliki pertahanan terbaik. Itulah yang sedang kami coba lakukan. Bukan hanya bek dan kiper, tetapi semua pemain. Cara kami melakukan pressing, menutup jalur umpan, hingga komunikasi di lapangan merupakan kerja sama tim. Jika kami terus mencatat clean sheet, kami selalu selangkah lebih dekat menuju kemenangan," kata Cucurella.
Solidnya lini tengah juga menjadi salah satu senjata utama Spanyol saat menghadapi Portugal. Rodri menilai duel di sektor tersebut menjadi penentu karena mampu membatasi kreativitas lawan dan membuat para penyerang Portugal kesulitan mendapatkan suplai bola.
Menurut Rodri, Pedri kembali tampil luar biasa dengan kerja kerasnya dalam membantu merebut bola, sementara para pemain lain seperti Mikel Merino dan Fabian Ruiz juga memberikan kontribusi besar setelah masuk ke lapangan.
Di sisi lain, Cucurella mengakui pertandingan melawan Portugal berlangsung sangat sulit. Ia menilai timnya sempat berada dalam tekanan, tetapi seluruh pemain mampu menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan.
"Ini langkah yang sangat penting. Portugal memiliki banyak pemain bertalenta dan mereka juga pernah mengalahkan kami di Nations League. Pertandingannya sangat berat, tetapi kami benar-benar ingin memenangkannya. Lolos ke perempat final pantas dirayakan seperti yang kami lakukan," ujar Cucurella.
Ia menambahkan bahwa kemenangan tersebut layak diraih karena seluruh pemain tetap tenang di momen-momen krusial dan berjuang hingga akhir pertandingan. (FIFA/bil)
(lam)