home global news

Harapan Damai Muncul Jelang Perundingan Nuklir Iran dan Amerika Serikat di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 - 06:10 WIB
Harapan Damai Muncul Jelang Perundingan Nuklir Iran dan Amerika Serikat di Jenewa

LANGIT7.ID-Jakarta; Negosiator dari Iran dan Amerika Serikat bakal kembali duduk satu meja di Jenewa pada Kamis besok. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri Oman, Badr al-Busaidi, selaku mediator regional kedua negara.

Lewat unggahan di akun media sosial pribadinya, Busaidi menyebutkan bahwa pembicaraan ini bakal dilanjutkan kembali "dengan dorongan positif untuk melangkah lebih jauh demi merampungkan kesepakatan."

Sebelumnya pada hari Minggu, diplomat top Iran sempat melontarkan peringatan keras. Ia menyatakan negaranya tak segan membalas kepentingan AS di Timur Tengah jika sampai terjadi serangan, meski ia sendiri masih melihat adanya celah untuk jalur diplomasi.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi AS, CBS, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengaku berharap ada pembicaraan baru mengenai detail kesepakatan. Harapan ini muncul di tengah bayang-bayang konflik yang makin nyata setelah Washington melakukan pengerahan besar-besaran alutsista militernya ke kawasan tersebut.

Ancaman aksi militer dari AS sendiri terus meningkat sejak gerakan protes nasional di Iran pecah, yang kemudian berujung pada tindakan represif aparat. Kelompok hak asasi manusia mencatat ribuan orang tewas dalam kejadian tersebut.

Pada hari Minggu, mahasiswa di Iran menggelar aksi protes tandingan antara kelompok pro dan anti-pemerintah di beberapa universitas. Para pengkritik kepemimpinan ulama di sana harus menghadapi risiko penangkapan atau nasib yang lebih buruk jika sampai terciduk.

"Kalau AS menyerang kami, maka kami punya hak penuh untuk membela diri," ujar Araghchi, sembari memberi sinyal bahwa aset-aset Amerika di kawasan tersebut bisa menjadi target potensial.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya