home sports

Luar Biasa! Lamine Yamal, Bintang Muda Barcelona Ditawar Club PSG Rp 4,2 Triliun Ditolak Mentah Mentah

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:57 WIB
Luar Biasa! Lamine Yamal, Bintang Muda Barcelona Ditawar Club PSG Rp 4,2 Triliun Ditolak Mentah Mentah
LANGIT7.ID-Spanyol; Mantan presiden Barcelona Joan Laporta mengkonfirmasi bahwa klub menolak tawaran transfer yang mencengangkan dan memecahkan rekor dunia untuk pemain remaja sensasional, Lamine Yamal. Berbicara pada peluncuran buku barunya yang berjudul 'This Is How We Saved Barca', Laporta mengungkapkan bahwa Paris Saint-Germain siap membayar €250 juta atau setara Rp 4,2 Triliun untuk memboyong pemain muda itu ke Parc des Princes.

Setelah melejit bersama raksasa Katalan selama musim 2023-24, Yamal memang menjadi prioritas utama PSG pada musim panas 2024. Dengan raksasa Prancis yang masih terpuruk akibat kepergian Kylian Mbappe ke Real Madrid, mereka sangat membutuhkan tambahan kekuatan ofensif andalan dan mengincar pemain muda ini, meskipun usianya baru menginjak 17 tahun. Aksi gemilangnya sepanjang kampanye kemenangan Spanyol di Euro 2024 hanya memperkuat perburuan klub asal Paris tersebut, yang berpuncak pada tawaran fantastis senilai €250 miliar atau Rp 4,2 Triliun yang pada akhirnya ditolak oleh dewan direksi Barcelona.

Tawaran itu akan melampaui rekor transfer dunia saat ini sebesar €222 juta yang dibayarkan PSG untuk Neymar pada tahun 2017, tetapi hierarki Blaugrana tetap teguh meskipun masalah keuangan mereka sudah menjadi rahasia umum. Mengenang keputusan tersebut, Laporta mengakui bahwa banyak pihak luar mempertanyakan logika klub dalam melewatkan jumlah uang yang begitu monumental.

Risiko Finansial vs Imbalan Olahraga

"Ketika PSG menawari kami €250 juta untuk Lamine Yamal, dan kami menolaknya, saat itu usianya 17 tahun; beberapa orang mengira kami gila," ujar Laporta menurut laporan dari Jijantes.

Memutuskan untuk menolak tawaran €250 juta untuk seorang remaja adalah sebuah perjudian besar bagi klub yang menghabiskan sebagian besar dari lima tahun terakhir untuk melewati masa ketidakpastian ekonomi. Penjualan sebesar itu secara efektif akan menghapus sebagian besar utang klub dan memberikan fleksibilitas langsung di bursa transfer. Namun, Laporta dan timnya memandang Yamal sebagai aset yang "tak tersentuh", percaya bahwa nilai olahraga jangka panjang dan daya tarik komersialnya jauh melebihi dana segar pemecah rekor sekalipun.

Lintasan karier pemain berusia 18 tahun itu tentu saja membenarkan sikap "gila" klub. Sejak tawaran itu ditolak, Yamal telah menjadi ikon global, dengan legenda klub Andres Iniesta bahkan mendukung pemain muda itu untuk meraih Ballon d'Or dalam waktu dekat. Remaja itu telah menjadi wajah era pasca-Messi di Camp Nou, membuktikan bahwa beberapa bakat terlalu berharga untuk diberi label harga, terlepas dari kondisi keuangan klub.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya