Menlu China Wang Yi: China Dukung Iran Pertahankan Kedaulatan dan Integritas Wilayah
Sururi al faruq
Selasa, 03 Maret 2026 - 21:45 WIB
Menlu China Wang Yi: China Dukung Iran Pertahankan Kedaulatan dan Integritas Wilayah
LANGIT7.ID-Beijing; Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan dukungan negaranya terhadap Iran dalam mempertahankan kedaulatan, keamanan, integritas wilayah, dan martabat nasional.
Pernyataan itu disampaikan Wang Yi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, Senin (2/3/2026). Wang Yi yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China menekankan pentingnya persahabatan tradisional antara kedua negara.
Dalam pembicaraan yang dilakukan atas permintaan Iran tersebut, Araghchi memaparkan perkembangan terkini di kawasan. Ia mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan perang terhadap Iran untuk kedua kalinya di tengah proses negosiasi Iran-AS.
Menurut Araghchi, meski putaran negosiasi terakhir menunjukkan kemajuan positif, tindakan AS justru melanggar semua hukum internasional dan menginjak-injak garis merah Iran. "Iran tidak punya pilihan selain mempertahankan diri dengan segala kemampuan yang dimiliki," tegasnya.
Araghchi juga mengapresiasi sikap China yang dinilainya telah menyuarakan posisi yang adil dan berimbang secara terbuka. Ia berharap China terus berperan aktif dalam mencegah eskalasi ketegangan di kawasan.
Menanggapi hal tersebut, Wang Yi kembali menegaskan posisi prinsip China terkait situasi terkini di Iran. China, kata Wang, mendukung upaya Iran melindungi kepentingan sahnya.
"China telah mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer, menghindari eskalasi ketegangan lebih lanjut, serta mencegah konflik meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah," ujar Wang Yi.
Pernyataan itu disampaikan Wang Yi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi, Senin (2/3/2026). Wang Yi yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China menekankan pentingnya persahabatan tradisional antara kedua negara.
Dalam pembicaraan yang dilakukan atas permintaan Iran tersebut, Araghchi memaparkan perkembangan terkini di kawasan. Ia mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan perang terhadap Iran untuk kedua kalinya di tengah proses negosiasi Iran-AS.
Menurut Araghchi, meski putaran negosiasi terakhir menunjukkan kemajuan positif, tindakan AS justru melanggar semua hukum internasional dan menginjak-injak garis merah Iran. "Iran tidak punya pilihan selain mempertahankan diri dengan segala kemampuan yang dimiliki," tegasnya.
Araghchi juga mengapresiasi sikap China yang dinilainya telah menyuarakan posisi yang adil dan berimbang secara terbuka. Ia berharap China terus berperan aktif dalam mencegah eskalasi ketegangan di kawasan.
Menanggapi hal tersebut, Wang Yi kembali menegaskan posisi prinsip China terkait situasi terkini di Iran. China, kata Wang, mendukung upaya Iran melindungi kepentingan sahnya.
"China telah mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk segera menghentikan operasi militer, menghindari eskalasi ketegangan lebih lanjut, serta mencegah konflik meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah," ujar Wang Yi.