Berapa Besar Biaya Perang Iran Bagi AS? Mengapa Amerika Bernafsu
Sururi al faruq
Rabu, 04 Maret 2026 - 09:08 WIB
Berapa Besar Biaya Perang Iran Bagi AS? Mengapa Amerika Bernafsu
LANGIT7.ID-Iran; Konfrontasi panjang antara AS dan Iran memasuki babak baru pada Sabtu lalu ketika serangan udara gabungan AS-Israel menghantam Iran. Ini menandai dimulainya permusuhan militer terbuka.
Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan operasi bisa berlangsung empat hingga lima minggu. Mari kita lihat apakah Washington sanggup mempertahankan perang baru di Timur Tengah ini, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan.
Apa Itu Operasi Epic Fury?
Pada 28 Februari, Trump mengonfirmasi dalam video delapan menit di Truth Social bahwa AS ambil bagian dalam apa yang ia sebut "operasi tempur besar" di dalam wilayah Iran. Pentagon kemudian menyebut misi itu bernama Operasi Epic Fury.
Trump mengatakan tujuannya adalah "memastikan Iran tidak mendapatkan senjata nuklir". "Kami akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka hingga ke tanah. Itu akan dihancurkan total," tambahnya.
Militer AS mengaku telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran sejak operasi dimulai. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) juga mengatakan telah menyerang dan menghancurkan 11 kapal Iran. Operasi dilaporkan melibatkan serangan udara, rudal jelajah laut, serangan terkoordinasi ke fasilitas terkait nuklir, serta tokoh senior pertahanan Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang memimpin sejak 1989, tewas ketika kompleksnya di Teheran dihantam dan rusak parah dalam gelombang pertama serangan AS-Israel.
Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan operasi bisa berlangsung empat hingga lima minggu. Mari kita lihat apakah Washington sanggup mempertahankan perang baru di Timur Tengah ini, dan berapa biaya yang harus dikeluarkan.
Apa Itu Operasi Epic Fury?
Pada 28 Februari, Trump mengonfirmasi dalam video delapan menit di Truth Social bahwa AS ambil bagian dalam apa yang ia sebut "operasi tempur besar" di dalam wilayah Iran. Pentagon kemudian menyebut misi itu bernama Operasi Epic Fury.
Trump mengatakan tujuannya adalah "memastikan Iran tidak mendapatkan senjata nuklir". "Kami akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka hingga ke tanah. Itu akan dihancurkan total," tambahnya.
Militer AS mengaku telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran sejak operasi dimulai. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) juga mengatakan telah menyerang dan menghancurkan 11 kapal Iran. Operasi dilaporkan melibatkan serangan udara, rudal jelajah laut, serangan terkoordinasi ke fasilitas terkait nuklir, serta tokoh senior pertahanan Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang memimpin sejak 1989, tewas ketika kompleksnya di Teheran dihantam dan rusak parah dalam gelombang pertama serangan AS-Israel.