Kolom Ekonomi Syariah: Ketika Kerugian Ekonomi Lebih Menonjol daripada Hilangnya Nyawa
Tim langit 7
Senin, 16 Maret 2026 - 13:10 WIB
Kolom Ekonomi Syariah: Ketika Kerugian Ekonomi Lebih Menonjol daripada Hilangnya Nyawa
Oleh: Prof Dr Bambang Setiaji
LANGIT7.ID-Tanpa terasa perang aliansi Amerika Israel melawan Iran telah menggeser mata dunia tetapi juga mata hati umat manusia. Mata dunia sepertinya terkaget kaget ketika Iran mampu bertahan sampai hampir satu bulan, terkaget terutama keberhasilan Iran dalam mengembangkan rudal presisi. Rudal Iran melewati setidaknya dua negara untuk sampai di Israel, dan jika rudal itu masih memiliki suatu presisi menyasar fasilitas militer, petinggi negara, dan sarana eknomi maka dunia mulai tersadar bahwa salah satu negara sedang berkembang Iran telah mencapai suatu kemajuan teknologi yang mengagumkan. Iran memiliki pemikir terbaik dengan menempati empat besar hasil test IQ tertinggi bersama Korea Selatan, China, Jepang, dan Iran. Dan, keempatnya bukan negara Barat. Capaian Iran ini juga luar biaa sebagai negara sedang berkembang yang diembargo secara ekonomi bisa mengembangkan SDM dan mengembangkan teknologi sekaligus.
Disamping pergeseran cara pandang dunia terhadap Iran menyusul kemajuan negara negara non Barat, yang diawali dengan kemajuan Jepang, disusul Korea Selatan, dan kemudian terlahir raksasa China, kini disusul oleh Iran. Dengan kemampuan SDM sebaik ini sebenarnya Iran merupakan tempat investasi yang layak untuk mengembangkan berbagai temuan untuk memperbaiki keadaan umat manusia. Pangan misalnya, berlomba dengan tanah yang tidak berubah sementara penduduk dunia terus berkembang ke delapan milyar. Sumber daya kecerdasan Iran bisa dikapitalisasi untuk riset pangan dan industri yang memenuhi kebutuhan hidup ummat universal dengan menghilangkan embargo ekonomi dan bahkan masuknya sumber daya modal ke negara itu.
Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Kedua Belah Fihak Jangan Hancurkan Iran
Baca juga:Kolom Ekonomi Syariah: Bagaimana Iran Membiayai Perang?
Pergeseran kedua dalam perang Amerika Israel – Iran, memperlihatkan betapa kepentingan politik mengeser jauh masalah kemanusiaan. Lebih lebih jika perang dan kematian hanya bertujuan misalnya mengalihkan issue dalam negeri dalam masalah personal. Riset big data terhadap jumlah perbincangan perang ini berdasar pemberitaan dan perbincangan public diestimasi sebagai berikut.
LANGIT7.ID-Tanpa terasa perang aliansi Amerika Israel melawan Iran telah menggeser mata dunia tetapi juga mata hati umat manusia. Mata dunia sepertinya terkaget kaget ketika Iran mampu bertahan sampai hampir satu bulan, terkaget terutama keberhasilan Iran dalam mengembangkan rudal presisi. Rudal Iran melewati setidaknya dua negara untuk sampai di Israel, dan jika rudal itu masih memiliki suatu presisi menyasar fasilitas militer, petinggi negara, dan sarana eknomi maka dunia mulai tersadar bahwa salah satu negara sedang berkembang Iran telah mencapai suatu kemajuan teknologi yang mengagumkan. Iran memiliki pemikir terbaik dengan menempati empat besar hasil test IQ tertinggi bersama Korea Selatan, China, Jepang, dan Iran. Dan, keempatnya bukan negara Barat. Capaian Iran ini juga luar biaa sebagai negara sedang berkembang yang diembargo secara ekonomi bisa mengembangkan SDM dan mengembangkan teknologi sekaligus.
Disamping pergeseran cara pandang dunia terhadap Iran menyusul kemajuan negara negara non Barat, yang diawali dengan kemajuan Jepang, disusul Korea Selatan, dan kemudian terlahir raksasa China, kini disusul oleh Iran. Dengan kemampuan SDM sebaik ini sebenarnya Iran merupakan tempat investasi yang layak untuk mengembangkan berbagai temuan untuk memperbaiki keadaan umat manusia. Pangan misalnya, berlomba dengan tanah yang tidak berubah sementara penduduk dunia terus berkembang ke delapan milyar. Sumber daya kecerdasan Iran bisa dikapitalisasi untuk riset pangan dan industri yang memenuhi kebutuhan hidup ummat universal dengan menghilangkan embargo ekonomi dan bahkan masuknya sumber daya modal ke negara itu.
Baca juga: Kolom Ekonomi Syariah: Kedua Belah Fihak Jangan Hancurkan Iran
Baca juga:Kolom Ekonomi Syariah: Bagaimana Iran Membiayai Perang?
Pergeseran kedua dalam perang Amerika Israel – Iran, memperlihatkan betapa kepentingan politik mengeser jauh masalah kemanusiaan. Lebih lebih jika perang dan kematian hanya bertujuan misalnya mengalihkan issue dalam negeri dalam masalah personal. Riset big data terhadap jumlah perbincangan perang ini berdasar pemberitaan dan perbincangan public diestimasi sebagai berikut.