Negara-negara Eropa Kompak Menolak Bantu AS untuk Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Lusi mahgriefie
Rabu, 18 Maret 2026 - 11:07 WIB
Sumber: ist
Negara-negara Eropa kompak menolak seruan Trump untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz dengan mengirimkan kapal perang mereka.
Para pemimpin negara Eropa mencari solusi diplomatic, meskipun presiden AS mengancam akan ada 'masa depan yang sangat buruk' bagi NATO kecuali jika NATO menyediakan kapal perang
Negara-negara Eropa telah menolak untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz, meskipun ada ancaman dari Donald Trump bahwa NATO menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika anggotanya gagal membantu membuka kembali jalur air vital tersebut.
Misalnya Jerman, yang menolak untuk berpartisipasi dalam aktivitas militer apa pun, termasuk upaya untuk membuka kembali selat tersebut.
"Tidak pernah ada keputusan bersama tentang apakah akan melakukan intervensi. Itulah sebabnya pertanyaan tentang bagaimana Jerman dapat berkontribusi secara militer tidak muncul. Kami tidak akan melakukannya," kata Kanselir Friedrich Merz, melansir The Guardian, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Menolak Tunduk Pada Israel Atas Perang Lawan Iran, Kepala Pusat Anti-Terorisme AS Mengundurkan Diri
Ia menambahkan, Rezim Iran ini harus diakhiri tetapi berdasarkan semua pengalaman yang telah kita peroleh dalam beberapa tahun dan dekade sebelumnya, membomnya hingga tunduk kemungkinan besar bukanlah pendekatan yang tepat.
Para pemimpin negara Eropa mencari solusi diplomatic, meskipun presiden AS mengancam akan ada 'masa depan yang sangat buruk' bagi NATO kecuali jika NATO menyediakan kapal perang
Negara-negara Eropa telah menolak untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz, meskipun ada ancaman dari Donald Trump bahwa NATO menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika anggotanya gagal membantu membuka kembali jalur air vital tersebut.
Misalnya Jerman, yang menolak untuk berpartisipasi dalam aktivitas militer apa pun, termasuk upaya untuk membuka kembali selat tersebut.
"Tidak pernah ada keputusan bersama tentang apakah akan melakukan intervensi. Itulah sebabnya pertanyaan tentang bagaimana Jerman dapat berkontribusi secara militer tidak muncul. Kami tidak akan melakukannya," kata Kanselir Friedrich Merz, melansir The Guardian, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Menolak Tunduk Pada Israel Atas Perang Lawan Iran, Kepala Pusat Anti-Terorisme AS Mengundurkan Diri
Ia menambahkan, Rezim Iran ini harus diakhiri tetapi berdasarkan semua pengalaman yang telah kita peroleh dalam beberapa tahun dan dekade sebelumnya, membomnya hingga tunduk kemungkinan besar bukanlah pendekatan yang tepat.