home sports

Sinner Ukir Rekor Masters 1000 dengan Kemenangan Dua Set Langsung di Laga Pembuka Miami Open

Ahad, 22 Maret 2026 - 09:32 WIB
Sinner Ukir Rekor Masters 1000 dengan Kemenangan Dua Set Langsung di Laga Pembuka Miami Open
LANGIT7.ID-Miami; Petenis Italia peringkat 2 dunia, Jannik Sinner, yang merupakan unggulan kedua, mengalahkan petenis Bosnia Damir Dzumhur dengan skor 6-3, 6-3 pada ajang Miami Open, Sabtu malam. Kemenangan ini sekaligus memecahkan rekor ATP untuk kemenangan dua set langsung beruntun di level Masters 1000 – dan di tengah momen bersejarah itu, ia sempat menyempatkan diri meminta maaf kepada lawannya setelah aksi seorang pengganggu membuat jalannya pertandingan sempat kacau.

Sinner Pecahkan Rekor Masters 1000 Milik Djokovic

Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-12 secara beruntun yang diraih Sinner dalam dua set langsung di level Masters 1000. Catatan ini melampaui rekor 11 kemenangan yang pernah dibukukan Novak Djokovic sepanjang gelaran Indian Wells dan Miami pada 2016. Sinner juga memperpanjang rekor sapu bersih menjadi 24 set beruntun yang dimenangkannya di level turnamen tersebut, menyamai rekor lain milik Djokovic. Secara keseluruhan, ia meraih 29 kemenangan dalam 31 pertandingan terakhirnya.

Bagi seorang petenis yang tiba di Miami sebagai juara bertahan Indian Wells, momentum yang dimilikinya terasa sangat luar biasa. Sinner merupakan petenis termuda yang pernah memenangkan seluruh gelar bergengsi di turnamen keras. Satu gelar Miami lagi akan melengkapinya dengan apa yang dikenal dunia tenis sebagai Sunshine Double, sebuah prestasi yang terakhir kali diraih Federer pada 2017. Ia sendiri sudah tak asing dengan venue ini. Terakhir kali tampil di sini, ia keluar sebagai juara pada 2024.

Hanya Kehilangan Delapan Poin, 14 Poin Net: Angka Bicara

Dzumhur yang menempati peringkat 76 datang dengan kepercayaan diri. Ia sukses mengalahkan petenis Peru, Ignacio Buse, di babak sebelumnya, menyelamatkan satu tiebreak di set kedua sebelum melesat 6-1 di set penentuan. Namun, performa itu tak berarti banyak saat berhadapan dengan Sinner.

Sinner hanya kehilangan delapan poin pada servisnya sepanjang pertandingan dan memenangkan 14 dari 17 poin net, sebuah angka yang mencerminkan keputusan taktis untuk bermain agresif sejak game pertama. "Langsung mematahkan servis lawan di awal, saya mencoba bermain agresif," ujar Sinner setelah pertandingan. "Kadang berjalan sangat baik, kadang saya membuat beberapa kesalahan sendiri."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya