Jannik Sinner Hancurkan Tiafoe, Coco Gauff Tumbangkan Muchova di Miami Open
Sururi al faruq
Jum'at, 27 Maret 2026 - 09:53 WIB
Jannik Sinner Hancurkan Tiafoe, Coco Gauff Tumbangkan Muchova di Miami Open
LANGIT7.ID-Miami; Frances Tiafoe merasakan pahitnya kekalahan di perempat final Miami Open presented by Itau, Kamis (26/3). Meski kalah telak, petenis Amerika Serikat itu langsung memuji kualitas Jannik Sinner, lawannya yang kini menempati peringkat 2 dunia.
Tiafoe kesulitan tampil impresif sepanjang pertandingan yang berakhir 2-6, 2-6 itu. Sinner langsung mengambil kendali sejak awal. Petenis Italia yang tengah memburu gelar "Sunshine Double" usai menjuarai Indian Wells itu tak memberi Tiafoe celah sedikit pun untuk membalikkan keadaan.
"Dia adalah salah satu pemukul bola terbaik yang pernah ada dalam olahraga ini," kata Tiafoe, yang kini tertinggal 1-5 dalam rekor pertemuan dengan Sinner. "Tidak ada alasan… Dia pemain yang luar biasa. Saya memang sedang tidak dalam performa terbaik, tapi dia benar-benar membuat saya berada dalam posisi sulit. Saya bahkan tak sempat merasakan tekanan skor. Dia pemain yang hebat saat unggul, dan itu masalah terbesar hari ini—kehilangan servis di awal kedua set."
"Saya ingin pertandingan ini berjalan sedikit berbeda: mencapai kedudukan 3-3 atau 4-4 dan membuatnya merasakan sedikit tekanan dari sisi lain," tambahnya.
Tak mampu leluasa bertukar pukulan dari baseline, Tiafoe mengakui performanya sedang tidak prima. Namun ia langsung memberi kredit pada permainan Sinner yang tak kenal lelah menjaga kedalaman dan konsistensi pukulan, membuatnya terpaksa mengambil risiko lebih besar.
"Bisa melakukan hal yang sama berulang kali. Dia memukul bola sangat bersih dengan kedalaman yang luar biasa dan bergerak sangat baik," lanjut Tiafoe. "Dan dia melakukannya terus-menerus. Servisnya sebagian besar berada di kecepatan tinggi dan dia membuat lapangan terasa sempit dengan pergerakannya yang luar biasa."
"Tapi dia juga memukul bola dengan sempurna di setiap pukulan dan memainkan pola yang sama berulang kali. Jadi kamu merasa sedikit tertekan dan merasa harus bermain lebih ekstra. Dia benar-benar menguji pukulanmu. Ini pertemuan yang menarik," ujarnya.
Tiafoe kesulitan tampil impresif sepanjang pertandingan yang berakhir 2-6, 2-6 itu. Sinner langsung mengambil kendali sejak awal. Petenis Italia yang tengah memburu gelar "Sunshine Double" usai menjuarai Indian Wells itu tak memberi Tiafoe celah sedikit pun untuk membalikkan keadaan.
"Dia adalah salah satu pemukul bola terbaik yang pernah ada dalam olahraga ini," kata Tiafoe, yang kini tertinggal 1-5 dalam rekor pertemuan dengan Sinner. "Tidak ada alasan… Dia pemain yang luar biasa. Saya memang sedang tidak dalam performa terbaik, tapi dia benar-benar membuat saya berada dalam posisi sulit. Saya bahkan tak sempat merasakan tekanan skor. Dia pemain yang hebat saat unggul, dan itu masalah terbesar hari ini—kehilangan servis di awal kedua set."
"Saya ingin pertandingan ini berjalan sedikit berbeda: mencapai kedudukan 3-3 atau 4-4 dan membuatnya merasakan sedikit tekanan dari sisi lain," tambahnya.
Tak mampu leluasa bertukar pukulan dari baseline, Tiafoe mengakui performanya sedang tidak prima. Namun ia langsung memberi kredit pada permainan Sinner yang tak kenal lelah menjaga kedalaman dan konsistensi pukulan, membuatnya terpaksa mengambil risiko lebih besar.
"Bisa melakukan hal yang sama berulang kali. Dia memukul bola sangat bersih dengan kedalaman yang luar biasa dan bergerak sangat baik," lanjut Tiafoe. "Dan dia melakukannya terus-menerus. Servisnya sebagian besar berada di kecepatan tinggi dan dia membuat lapangan terasa sempit dengan pergerakannya yang luar biasa."
"Tapi dia juga memukul bola dengan sempurna di setiap pukulan dan memainkan pola yang sama berulang kali. Jadi kamu merasa sedikit tertekan dan merasa harus bermain lebih ekstra. Dia benar-benar menguji pukulanmu. Ini pertemuan yang menarik," ujarnya.