home global news

Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Guncangan AI Bisa Geser Akidah Umat

Kamis, 02 April 2026 - 13:08 WIB
Menag Nasaruddin Umar Ingatkan Guncangan AI Bisa Geser Akidah Umat
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa Indonesia saat ini sedang menghadapi kondisi "multiple shock" akibat kemajuan teknologi yang datang lebih cepat dari kesiapan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk Penguatan Kinerja ASN Kementerian Agama yang merupakan serangkaian kegiatan kunjungan Menag di Palu.

Kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), chip, dan internet yang kini merambah hingga ke saku generasi muda dinilai memicu technological shock yang berdampak pada theological shock. Masyarakat mengalami pergeseran pemahaman keagamaan yang sangat cepat, dari teologi tradisional menuju pemikiran yang lebih rasional namun sering kali kehilangan landasan akidah yang kokoh.

"Munculnya technological shock yang merembet menjadi theological shock, di mana fondasi keagamaan masyarakat bergeser dari tradisional (Asy'ariyah) menuju pemikiran yang terlalu rasional dan liberal," sebut Menag dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Menag menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah posisi umat yang terjepit di antara radikalisme dan liberalisme. Selain itu, kemajuan teknologi informasi telah membawa masyarakat masuk ke era post-truth, sebuah masa di mana kebenaran tidak lagi definitif karena sering kali dikalahkan oleh opini publik, kekuatan media, dan modal politik.

Menag juga memberikan peringatan mengenai desakralisasi alam semesta. Teknologi membuat manusia merasa mampu menaklukkan alam tanpa rasa berdosa, yang berujung pada kerusakan lingkungan masif.

Di dunia pendidikan, Menag mencatat bahwa meskipun Kecerdasan Buatan (AI) dapat membantu proses belajar di pesantren, terdapat risiko hilangnya nilai "barakah" karena ketiadaan interaksi langsung (tawajuh) antara guru dan murid. Fenomena tersebut menegaskan agar insan Kemenag menyadari dan dapat menjawab persoalan tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya