home global news

Menteri Koperasi Satukan Keuangan Syariah dan UMKM Desa Lewat Gerai Koperasi

Kamis, 02 April 2026 - 14:48 WIB
Menteri Koperasi Satukan Keuangan Syariah dan UMKM Desa Lewat Gerai Koperasi
LANGIT7.ID-Jakarta; Penguatan sektor riil disebut menjadi kunci agar ekosistem keuangan syariah bisa berkembang lebih kokoh dan berkelanjutan. Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan, pertumbuhan keuangan syariah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus bertumpu pada aktivitas ekonomi produktif di masyarakat.

Menurut Ferry, perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah juga harus menyentuh level desa agar manfaatnya semakin luas. Ia menilai, penguatan ekonomi berbasis UMKM, industri halal, dan usaha produktif lainnya akan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan tersebut.

“Penguatan keuangan syariah pada periode ini tidak bisa dilepaskan dari penguatan sektor riil karena sebenarnya di kegiatan itulah keuangan syariah pada hakikatnya akan tumbuh berdampingan dan saling menguatkan antara aktivitas ekonomi riil baik itu UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), industri halal, maupun usaha produktif yang lain-lainnya yang ada di masyarakat,” katanya dalam Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dalam kerangka itu, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah memiliki bangunan fisik, gudang, gerai, serta perangkat pendukung di puluhan ribu titik dinilai bisa menjadi ruang baru untuk memperkuat literasi sekaligus mengembangkan sektor riil berbasis masyarakat.

Dengan model yang menggabungkan literasi, inklusi pembiayaan, dan penguatan usaha produktif, Ferry optimistis koperasi desa akan tumbuh sebagai pusat ekonomi syariah baru yang berkelanjutan.

“Kalau perlu kami prioritaskan seluruh produk-produk UMKM yang ada di daerah-daerah akan kita prioritaskan untuk mengisi gerai-gerai yang ada di koperasi-koperasi desa yang salah satu aktivitasnya adalah retail yang akan dikelola secara modern yang jumlahnya puluhan ribu,” kata Ferry.

Untuk mendukung hal itu, kementerian akan mendorong program kurasi, inkubasi, serta pembiayaan bagi produk UMKM dari berbagai daerah agar lebih siap masuk ke ekosistem retail koperasi desa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya