Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Angka Kasus Diare dan ISPA
Muhammad rifai akif
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 13:52 WIB
Cuci tangan pakai sabun selain untuk menghentikan penularan COVID-19 juga bisa menekan kasus diare dan ISPA. Foto : LANGIT7/iStock
Salah satu bagian dari protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 ini adalah dengan mencuci tangan denga sabun. Alasannya salah satu penularan virus ini dan penyakit lainnya karena virus atau bakteri yang menempel pada tangan. Mencuci tangan dengan sabun menjadi solusi pencegahan penularan tersebut.
Direktur Kesehatan Lingkungan Vensya Sitohang mengatakan mencuci tangan dengan sabun adalah cara termurah dan paling efektif untuk menghentikan penularan COVID-19 dan akan tetap menjadi tindakan pencegahan.
Selain COVID-19, cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan penyakit diare hingga 30% dan ISPA hingga 20%. Dua penyakit tersebut merupakan penyebab utama kematian balita di Indonesia.
Baca juga : Kasus Covid-19 Menurun, Satgas Covid Jateng : Jaga Perilaku Hidup Sehat
"Untuk menghentikan penularan COVID-19 dan mencegah wabah di masa depan, semua orang di manapun harus melakukan praktik cuci tangan pakai sabun," kata Vensya seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan.
Akses terhadap fasilitas cuci tangan pakai sabun harus disertai dengan perilaku yang benar, yakni setiap orang harus mencuci tangan dengan sabun secara teratur, setiap saat kritis, dan mengikuti teknik mencuci tangan yang benar.
Tak hanya itu, lanjut Vensya, akses terhadap air sanitasi dan kebersihan adalah hak asasi manusia. Setiap orang harus memiliki akses air minum yang aman dan toilet bersih, serta fasilitas kebersihan yang aman.
Direktur Kesehatan Lingkungan Vensya Sitohang mengatakan mencuci tangan dengan sabun adalah cara termurah dan paling efektif untuk menghentikan penularan COVID-19 dan akan tetap menjadi tindakan pencegahan.
Selain COVID-19, cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan penyakit diare hingga 30% dan ISPA hingga 20%. Dua penyakit tersebut merupakan penyebab utama kematian balita di Indonesia.
Baca juga : Kasus Covid-19 Menurun, Satgas Covid Jateng : Jaga Perilaku Hidup Sehat
"Untuk menghentikan penularan COVID-19 dan mencegah wabah di masa depan, semua orang di manapun harus melakukan praktik cuci tangan pakai sabun," kata Vensya seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan.
Akses terhadap fasilitas cuci tangan pakai sabun harus disertai dengan perilaku yang benar, yakni setiap orang harus mencuci tangan dengan sabun secara teratur, setiap saat kritis, dan mengikuti teknik mencuci tangan yang benar.
Tak hanya itu, lanjut Vensya, akses terhadap air sanitasi dan kebersihan adalah hak asasi manusia. Setiap orang harus memiliki akses air minum yang aman dan toilet bersih, serta fasilitas kebersihan yang aman.