Baznas Catat Lonjakan Zakat Selama Ramadan, Kontribusi Perusahaan Syariah Capai 50 Persen
Nabil
Senin, 06 April 2026 - 17:40 WIB
Baznas Catat Lonjakan Zakat Selama Ramadan, Kontribusi Perusahaan Syariah Capai 50 Persen
LANGIT7.ID–Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat penghimpunan zakat selama Ramadan hampir mencapai target yang telah ditetapkan. Dari target Rp515 miliar, realisasi penghimpunan mencapai 96 persen, dengan penyaluran mendekati Rp90 miliar.
Deputi Pengumpulan Baznas, Rizaludin Kurniawan, menjelaskan capaian tersebut berasal dari berbagai sumber, baik ritel, digital, hingga kontribusi perusahaan.
“Himpunan Ramadan kemarin dari target Rp515 miliar, kita mencapai 96 persen himpunannya dan penyalurannya di Ramadan kemarin itu hampir sudah Rp90 miliar dengan berbagai program dari mulai pendistribusian sampai juga pendayagunaan ZIS,” ujar Rizaludin dalam konferensi pers Launching Fitur Pembayaran ZIS BSYA Penerimaan Zakat Nasabah dan Sedekah BCA Syariah, di Kantor Baznas RI, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Baca juga: Ketua Baznas Soroti Ketimpangan Ekonomi, Zakat Didorong Jadi Solusi Pemerataan
Ia mengungkapkan, kontribusi dari perusahaan syariah, termasuk sektor perbankan, menjadi salah satu faktor penting dalam penghimpunan zakat selama Ramadan.
“Dari sektor perbankan memang banyak yang membayar zakat perusahaan, terutama perusahaan syariah. Dari kemarin hampir Rp500 miliar itu ada sekitar khusus Ramadhan ya ada sekitar hampir 50% persen itu dari zakat perusahaan syariah, sisanya itu kita peroleh dari ritel, dari digital, dari unit pengumpul zakat ada juga dari kerjasama dengan lembaga filantropi internasional begitu. Jadi alhamdulillah banyak sekali perusahaan-perusahaan syariah khususnya perbankan yang membayarkan ZISnya setahun dari Ramadan ke Ramadan kemarin,” jelasnya.
Meski mendominasi saat Ramadan dengan porsi hampir 50 persen, kontribusi zakat perusahaan syariah dalam setahun hanya berada di kisaran 19 persen dari total penghimpunan.
Deputi Pengumpulan Baznas, Rizaludin Kurniawan, menjelaskan capaian tersebut berasal dari berbagai sumber, baik ritel, digital, hingga kontribusi perusahaan.
“Himpunan Ramadan kemarin dari target Rp515 miliar, kita mencapai 96 persen himpunannya dan penyalurannya di Ramadan kemarin itu hampir sudah Rp90 miliar dengan berbagai program dari mulai pendistribusian sampai juga pendayagunaan ZIS,” ujar Rizaludin dalam konferensi pers Launching Fitur Pembayaran ZIS BSYA Penerimaan Zakat Nasabah dan Sedekah BCA Syariah, di Kantor Baznas RI, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Baca juga: Ketua Baznas Soroti Ketimpangan Ekonomi, Zakat Didorong Jadi Solusi Pemerataan
Ia mengungkapkan, kontribusi dari perusahaan syariah, termasuk sektor perbankan, menjadi salah satu faktor penting dalam penghimpunan zakat selama Ramadan.
“Dari sektor perbankan memang banyak yang membayar zakat perusahaan, terutama perusahaan syariah. Dari kemarin hampir Rp500 miliar itu ada sekitar khusus Ramadhan ya ada sekitar hampir 50% persen itu dari zakat perusahaan syariah, sisanya itu kita peroleh dari ritel, dari digital, dari unit pengumpul zakat ada juga dari kerjasama dengan lembaga filantropi internasional begitu. Jadi alhamdulillah banyak sekali perusahaan-perusahaan syariah khususnya perbankan yang membayarkan ZISnya setahun dari Ramadan ke Ramadan kemarin,” jelasnya.
Meski mendominasi saat Ramadan dengan porsi hampir 50 persen, kontribusi zakat perusahaan syariah dalam setahun hanya berada di kisaran 19 persen dari total penghimpunan.