Petenis No 1 Dunia, Sabalenka Ganti Raket Baru, Bagaimana Hasilnya?
Sururi al faruq
Senin, 06 April 2026 - 21:06 WIB
Petenis No 1 Dunia, Sabalenka Ganti Raket Baru, Bagaimana Hasilnya?
LANGIT7.ID-Jakarta; Petenis peringkat 1 dunia, Aryna Sabalenka baru saja meraih gelar "Sunshine Double" dengan memenangkan turnamen Masters Indian Wells dan Miami. Ia melakukannya dengan raket berwarna hitam polos (blacked-out). Jadi, apa sebenarnya raket baru Sabalenka?
Aryna Sabalenka adalah salah satu dari sedikit pemain yang menggunakan Wilson Blade 98 18/20. Raket ini memiliki power yang rendah, sehingga mengharuskan pemainnya untuk menghasilkan sendiri seluruh tenaga pukulan. Tapi jika ada satu hal yang dimiliki Sabalenka, itu adalah power. Ia terus-menerus membidik sasarannya dan membutuhkan kepercayaan diri dari pola senar yang rapat pada Blade untuk mengandalkan permainannya.
Wilson Blade adalah salah satu raket paling populer di kalangan pemain profesional maupun pemain klub. Raket ini akan segera dirilis dalam generasi ke-10 dalam beberapa minggu ke depan. Simak ulasan kami tentang Wilson Blade 98 18/20 V9 atau kunjungi situs web Wilson di sini untuk melihat lebih banyak informasi tentang perlengkapannya.
Apa raket baru Sabalenka?
Beralih ke raket baru bukanlah hal sepele bagi pemain profesional. Anda harus mengorbankan ribuan jam memori otot dan mulai membangun koneksi baru dengan raket tersebut. Namun, mencoba senar dan raket baru di tur profesional kini semakin umum, dan para pemain tampaknya mengembangkan cara untuk beradaptasi dengan cepat. Semakin mirip raketnya, tentu semakin mudah untuk menyesuaikan diri.
Khusus untuk Sabalenka, belum lama ini ia memiliki raket dengan desain singa edisi khusus yang disebut Fighter edition. Sekarang, ia menggunakan raket berwarna hitam polos, yang menandakan bahwa itu adalah sesuatu yang baru.
Namun, peralihan ini tidak terlalu besar, karena kami mendengar dari sumber terpercaya bahwa ia sedang menguji coba Wilson Blade V10 98 18/20, sebuah raket yang sudah cukup lama kami uji. Peralihan dari raket lamanya seharusnya berlangsung mulus. Raket Blade V10 yang baru menawarkan power yang sedikit lebih besar, namun tetap mempertahankan rasa khas seperti Blade. Dibandingkan dengan Blade V9, saya akan menggambarkan Blade baru sebagai raket yang terasa lebih terhubung, dan profil rangka yang lebih tebal membuatnya sedikit lebih bertenaga. Bahkan Sabalenka, dengan pukulan kuatnya, mungkin membutuhkan sedikit tambahan power untuk tetap berada di puncak permainan.
Aryna Sabalenka adalah salah satu dari sedikit pemain yang menggunakan Wilson Blade 98 18/20. Raket ini memiliki power yang rendah, sehingga mengharuskan pemainnya untuk menghasilkan sendiri seluruh tenaga pukulan. Tapi jika ada satu hal yang dimiliki Sabalenka, itu adalah power. Ia terus-menerus membidik sasarannya dan membutuhkan kepercayaan diri dari pola senar yang rapat pada Blade untuk mengandalkan permainannya.
Wilson Blade adalah salah satu raket paling populer di kalangan pemain profesional maupun pemain klub. Raket ini akan segera dirilis dalam generasi ke-10 dalam beberapa minggu ke depan. Simak ulasan kami tentang Wilson Blade 98 18/20 V9 atau kunjungi situs web Wilson di sini untuk melihat lebih banyak informasi tentang perlengkapannya.
Apa raket baru Sabalenka?
Beralih ke raket baru bukanlah hal sepele bagi pemain profesional. Anda harus mengorbankan ribuan jam memori otot dan mulai membangun koneksi baru dengan raket tersebut. Namun, mencoba senar dan raket baru di tur profesional kini semakin umum, dan para pemain tampaknya mengembangkan cara untuk beradaptasi dengan cepat. Semakin mirip raketnya, tentu semakin mudah untuk menyesuaikan diri.
Khusus untuk Sabalenka, belum lama ini ia memiliki raket dengan desain singa edisi khusus yang disebut Fighter edition. Sekarang, ia menggunakan raket berwarna hitam polos, yang menandakan bahwa itu adalah sesuatu yang baru.
Namun, peralihan ini tidak terlalu besar, karena kami mendengar dari sumber terpercaya bahwa ia sedang menguji coba Wilson Blade V10 98 18/20, sebuah raket yang sudah cukup lama kami uji. Peralihan dari raket lamanya seharusnya berlangsung mulus. Raket Blade V10 yang baru menawarkan power yang sedikit lebih besar, namun tetap mempertahankan rasa khas seperti Blade. Dibandingkan dengan Blade V9, saya akan menggambarkan Blade baru sebagai raket yang terasa lebih terhubung, dan profil rangka yang lebih tebal membuatnya sedikit lebih bertenaga. Bahkan Sabalenka, dengan pukulan kuatnya, mungkin membutuhkan sedikit tambahan power untuk tetap berada di puncak permainan.