Khasiat Al Fatihah dan Cerita Sahabat Nabi Meruqiyah Kepala Kampung
Fajar adhitya
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 17:50 WIB
Khasiat Al Fatihah dan cerita sahabat Nabi meruqiyah kepala kampung. (Foto: Istimewa).
Khasiat Al Fatihah yang jarang diketahui oleh ummat Islam ialah sebagai obat. Manfaat surah ini dibenarkan oleh Rasulullah ketika ada sahabat meruqiyah kepala kampung.
Cerita saat sahabat meruqiyah kepala kampung diriwayatkan dalam hadist Bukhari dan Muslim. Ketika itu sekelompok sahabat sedang safar dan melewati suatu kampung Arab.
Kala itu, mereka meminta untuk dijamu, namun penduduk kampung tersebut enggan untuk menjamu. Mereka lalu bertanya "Apakah di antara kalian ada yang bisa meruqiyah, karena pembesar kampung tersengat binatang dan terserang demam."
Kemudian di antara para sahabat lantas ada yang berkata, "Iya ada." Lalu ia pun mendatangi pembesar kampung tersebut dan ia meruqyahnya dengan membaca surat Al-Fatihah.
Maka pembesar kampung itu pun sembuh. Lalu yang membacakan ruqyah tadi diberikan seekor kambing, namun awalnya ia enggan menerimanya. Namun akhirnya ia mau menerima sampai kisah tadi diceritakan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam.
Lalu ia mendatangi Nabi menceritakan kisahnya tadi. Dia berkata: "Wahai Rasulullah, aku tidaklah meruqyah kecuali dengan membaca surat Al-Fatihah."
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lantas tersenyum dan berkata, "Bagaimana engkau bias tahu Al-Fatihah adalah ruqyah?" Beliaupun bersabda, "Ambil kambing tersebut dari mereka dan potongkan untukku sebagiannya bersama kalian” (HR Bukhari dan Muslim).
Cerita saat sahabat meruqiyah kepala kampung diriwayatkan dalam hadist Bukhari dan Muslim. Ketika itu sekelompok sahabat sedang safar dan melewati suatu kampung Arab.
Kala itu, mereka meminta untuk dijamu, namun penduduk kampung tersebut enggan untuk menjamu. Mereka lalu bertanya "Apakah di antara kalian ada yang bisa meruqiyah, karena pembesar kampung tersengat binatang dan terserang demam."
Kemudian di antara para sahabat lantas ada yang berkata, "Iya ada." Lalu ia pun mendatangi pembesar kampung tersebut dan ia meruqyahnya dengan membaca surat Al-Fatihah.
Maka pembesar kampung itu pun sembuh. Lalu yang membacakan ruqyah tadi diberikan seekor kambing, namun awalnya ia enggan menerimanya. Namun akhirnya ia mau menerima sampai kisah tadi diceritakan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam.
Lalu ia mendatangi Nabi menceritakan kisahnya tadi. Dia berkata: "Wahai Rasulullah, aku tidaklah meruqyah kecuali dengan membaca surat Al-Fatihah."
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lantas tersenyum dan berkata, "Bagaimana engkau bias tahu Al-Fatihah adalah ruqyah?" Beliaupun bersabda, "Ambil kambing tersebut dari mereka dan potongkan untukku sebagiannya bersama kalian” (HR Bukhari dan Muslim).
(bal)