BAZNAS Alokasikan 10 Persen Kurban untuk Wilayah Bencana Sumatra, Palestina Juga Kebagian
Tim langit 7
Selasa, 21 April 2026 - 09:05 WIB
BAZNAS Alokasikan 10 Persen Kurban untuk Wilayah Bencana Sumatra, Palestina Juga Kebagian
LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memfasilitasi penyaluran dan pendistribusian Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 ke lokasi-lokasi bencana hingga Palestina. Ini sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk mewujudkan keadilan sosial melalui penyaluran hewan kurban yang merata, termasuk kepada para korban di lokasi bencana khususnya Sumatra.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (17/4/2026). Menurut Sodik, strategi penyaluran tahun ini tidak hanya fokus pada pemenuhan ibadah spiritual saja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengurangi ketimpangan distribusi kurban antardaerah, baik di kota besar, daerah terpencil, hingga ke lokasi-lokasi bencana.
"Kami telah menetapkan persentase-presentase pendistribusian di Pusat Kajian BAZNAS, untuk daerah-daerah miskin, daerah terpinggirkan, termasuk di wilayah bencana," kata Sodik dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).
Sodik berujar, bahkan untuk wilayah bencana, BAZNAS RI akan mengalokasikan khusus sebesar 10 persen dari perolehan kurban di BAZNAS RI. Dari 10 persen tersebut, 3 persen untuk wilayah Aceh, 5 persen untuk Sumatra Utara dan 2 persen untuk Sumatra Barat.
Begitu pun Palestina, pada musim kurban tahun ini, BAZNAS juga akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban ke Palestina. Menurutnya ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan.
"BAZNAS membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkurban untuk Palestina, kami bekerja sama dengan mitra-mitra kami yang ada di luar negeri," ujar Sodik.
"Kita distribusikan dalam bentuk apa? beberapa wilayah kita berikan dalam bentuk daging segar, beberapa wilayah lain dalam bentuk daging olahan," tambahnya.
Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (17/4/2026). Menurut Sodik, strategi penyaluran tahun ini tidak hanya fokus pada pemenuhan ibadah spiritual saja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengurangi ketimpangan distribusi kurban antardaerah, baik di kota besar, daerah terpencil, hingga ke lokasi-lokasi bencana.
"Kami telah menetapkan persentase-presentase pendistribusian di Pusat Kajian BAZNAS, untuk daerah-daerah miskin, daerah terpinggirkan, termasuk di wilayah bencana," kata Sodik dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026).
Sodik berujar, bahkan untuk wilayah bencana, BAZNAS RI akan mengalokasikan khusus sebesar 10 persen dari perolehan kurban di BAZNAS RI. Dari 10 persen tersebut, 3 persen untuk wilayah Aceh, 5 persen untuk Sumatra Utara dan 2 persen untuk Sumatra Barat.
Begitu pun Palestina, pada musim kurban tahun ini, BAZNAS juga akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban ke Palestina. Menurutnya ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS RI dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan.
"BAZNAS membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkurban untuk Palestina, kami bekerja sama dengan mitra-mitra kami yang ada di luar negeri," ujar Sodik.
"Kita distribusikan dalam bentuk apa? beberapa wilayah kita berikan dalam bentuk daging segar, beberapa wilayah lain dalam bentuk daging olahan," tambahnya.