Muslim Inggris Ingin Belajar dari Walikota Muslim New York, Zohran Mamdani Yang Bisa Merakyat dan Dicintai
Sururi al faruq
Rabu, 22 April 2026 - 22:19 WIB
Muslim Inggris Ingin Belajar dari Walikota Muslim New York, Zohran Mamdani Yang Bisa Merakyat dan Dicintai
LANGIT7.ID-Inggris; Muslim Council of Britain (MCB) di bawah kepemimpinan Wajid Akhter ingin meniru kemampuan Partai Demokrat Amerika dalam menggerakkan aksi warga akar rumput.
Ini dilakukan setelah melihat kemenangan Zohran Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama New York terjadi ribuan kilometer dari Inggris. Namun, di Muslim Council of Britain (MCB), kampanye tersebut dipelajari dengan saksama.
"Kami sempat meluangkan waktu bersama tim kampanyenya untuk mencari tahu apa resep rahasianya," kata Dr Wajid Akhter, yang menjabat sebagai sekretaris jenderal organisasi payung Muslim terbesar dan paling beragam di Inggris tahun lalu.
Akhter, seorang dokter umum, mengatakan dirinya terkesan dengan strategi komunikasi kampanye Mamdani. "Bahkan saat membahas Gaza, ia akan mengembalikannya ke isu sewa rumah."
Berbicara di sebuah kafe yang sibuk di London timur awal bulan ini, Akhter mengatakan yang paling menonjol adalah besarnya pengorganisasian akar rumput yang menjadi kunci kemenangan wali kota dari Partai Demokrat tersebut.
Akhter memuji kemampuan Mamdani dalam menyeimbangkan kampanye digital dan tradisional. "Jika hanya melakukan satu sisi, Anda hanyalah sekadar influencer. Jika hanya memiliki kampanye lapangan, itu tidak akan menjangkau massa. Jika kita bisa memadukan keduanya, maka menurut saya kita sedang mengerjakan sesuatu yang serius."
MCB berusaha meniru model tersebut dengan meluncurkan kampanye ambisius, Hungry for Change (Lapar akan Perubahan), yang bertujuan mendaftarkan umat Islam untuk memilih dan menarik mereka ke dalam aksi warga akar rumput.
Ini dilakukan setelah melihat kemenangan Zohran Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama New York terjadi ribuan kilometer dari Inggris. Namun, di Muslim Council of Britain (MCB), kampanye tersebut dipelajari dengan saksama.
"Kami sempat meluangkan waktu bersama tim kampanyenya untuk mencari tahu apa resep rahasianya," kata Dr Wajid Akhter, yang menjabat sebagai sekretaris jenderal organisasi payung Muslim terbesar dan paling beragam di Inggris tahun lalu.
Akhter, seorang dokter umum, mengatakan dirinya terkesan dengan strategi komunikasi kampanye Mamdani. "Bahkan saat membahas Gaza, ia akan mengembalikannya ke isu sewa rumah."
Berbicara di sebuah kafe yang sibuk di London timur awal bulan ini, Akhter mengatakan yang paling menonjol adalah besarnya pengorganisasian akar rumput yang menjadi kunci kemenangan wali kota dari Partai Demokrat tersebut.
Akhter memuji kemampuan Mamdani dalam menyeimbangkan kampanye digital dan tradisional. "Jika hanya melakukan satu sisi, Anda hanyalah sekadar influencer. Jika hanya memiliki kampanye lapangan, itu tidak akan menjangkau massa. Jika kita bisa memadukan keduanya, maka menurut saya kita sedang mengerjakan sesuatu yang serius."
MCB berusaha meniru model tersebut dengan meluncurkan kampanye ambisius, Hungry for Change (Lapar akan Perubahan), yang bertujuan mendaftarkan umat Islam untuk memilih dan menarik mereka ke dalam aksi warga akar rumput.