Syekh Ahmad Al Misry Kutip Qur'an dan Hadis dalam Bantahan Kasus Pelecehan
Esti setiyowati
Kamis, 23 April 2026 - 21:05 WIB
Syekh Ahmad Al Misry Kutip Quran dan Hadis dalam Bantahan Kasus Pelecehan. Foto: tangkapan layar.
Pendakwah yang tersandung kasus pelecehan santri, Syekh Ahmad Al Misry (SAM) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus yang menyeret namanya.
Melalui Instagram pribadinya Rabu, 22 April 2026, SAM mengingatkan untuk tidak mudah menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya.
"Tidak boleh kita menyebarkan setiap berita yang datang kepada kita tanpa kita cek terlebih dahulu," tulis SAM di unggahannya, dikutip Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry Soal Tudingan Memfitnah Rasulullah SAW
Ia pun mengutip beberapa ayat Al-Qur'an yang menjelaskan hal tersebut, di antaranya,
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ﴾ [ الحجرات: 6]
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.(Q.S Al-Hujurat: 6)
Melalui Instagram pribadinya Rabu, 22 April 2026, SAM mengingatkan untuk tidak mudah menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya.
"Tidak boleh kita menyebarkan setiap berita yang datang kepada kita tanpa kita cek terlebih dahulu," tulis SAM di unggahannya, dikutip Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Klarifikasi Syekh Ahmad Al Misry Soal Tudingan Memfitnah Rasulullah SAW
Ia pun mengutip beberapa ayat Al-Qur'an yang menjelaskan hal tersebut, di antaranya,
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ﴾ [ الحجرات: 6]
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Jika seorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.(Q.S Al-Hujurat: 6)