home global news

Dai Diminta Bangun Mindset Kaya, MUI Tekankan Tujuan untuk Memberi

Jum'at, 24 April 2026 - 09:45 WIB
Dai Diminta Bangun Mindset Kaya, MUI Tekankan Tujuan untuk Memberi
LANGIT7.ID-Jakarta; Upaya penguatan kapasitas dakwah berbasis ekonomi syariah menjadi fokus dalam kegiatan Upgrading Dakwah Training of Trainer (ToT) yang diikuti ratusan dai dan daiyah se-Jabodetabek. Program ini digelar oleh Majelis Ulama Indonesia bersama Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia, peserta mendapatkan pembekalan lima materi utama, mulai dari prinsip dasar syariah, gaya hidup halal, keuangan syariah, bisnis dalam Islam, hingga praktik dan implementasinya.

Di tengah pembahasan tersebut, Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan dai. Ia mendorong agar para pendakwah memiliki orientasi untuk mandiri secara ekonomi, termasuk memiliki keinginan menjadi kaya dengan tujuan yang benar.

Menurutnya, dorongan untuk menjadi kaya harus dilandasi niat memberi dan berdaya, bukan sekadar mengumpulkan harta. Pola pikir ini dinilai penting untuk ditanamkan, baik bagi diri dai sendiri maupun jamaah yang mereka bimbing.

"Kalau sudah ada keinginan punya mindset bahwa memberi itu lebih utama, dan kaya itu adalah kebutuhan kita dengan niat untuk kita bisa lebih mandiri tentu akan lebih baik," kata Kiai Cholil di Gedung Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Kemang, Jakarta Selatan, dilansir dari situs MUI, Jumat (24/4/2026).

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional itu juga mengingatkan bahwa orientasi terhadap kekayaan tidak boleh berubah menjadi kecintaan berlebihan pada harta. Ia menegaskan bahwa tujuan utama tetap untuk menunjang ibadah.

"Dalam melaksanakan ibadah juga ada yang membutuhkan harta, maka kita akan berupaya untuk memberi dan menjadi orang yang mandiri," sambungnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya