home wirausaha syariah

Asuransi Syariah Melonjak, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar 22 Persen

Senin, 27 April 2026 - 14:03 WIB
Asuransi Syariah Melonjak, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar 22 Persen
LANGIT7.ID-Jakarta; Kinerja industri asuransi syariah di Indonesia menunjukkan tren yang kontras dibandingkan sektor asuransi secara umum sepanjang 2025. Saat industri asuransi mengalami tekanan, segmen syariah justru mencatat pertumbuhan signifikan, seiring meningkatnya kepercayaan dan pemahaman masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mencatatkan lonjakan kinerja yang melampaui rata-rata industri. Perusahaan membukukan pertumbuhan tahunan sekitar 38 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri asuransi syariah yang berada di kisaran 13 persen. Sebaliknya, industri asuransi secara keseluruhan mengalami kontraksi sekitar 5 persen, sementara asuransi konvensional turun sekitar 6 persen.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin Ahmad Zulkiflee, menyampaikan bahwa capaian perusahaan juga tercermin dari sisi bisnis utama. Prudential Syariah berhasil mencatatkan Annualized Premium Equivalent (APE) tertinggi sepanjang sejarah, mencapai Rp1 triliun pada 2025. Selain itu, total aset perusahaan meningkat sekitar 20 persen secara tahunan menjadi Rp8 triliun, serta pembayaran klaim kepada nasabah mencapai Rp2,2 triliun.

“Capaian ini menempatkan kami pada posisi market leader dengan pangsa pasar sekitar 22 persen di industri asuransi syariah,” ujar Iskandar dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026).

Dominasi tersebut tidak hanya terlihat dari sisi finansial, tetapi juga dalam aspek non-keuangan. Prudential Syariah mencatat posisi teratas dalam kepuasan pelanggan dan preferensi merek di segmen asuransi syariah.

Menurut Iskandar, perubahan besar terjadi dalam dua tahun terakhir, terutama terkait persepsi publik terhadap asuransi syariah. Jika sebelumnya konsep produk syariah sering dipertanyakan, kini tingkat kepercayaan masyarakat meningkat signifikan. Pemahaman bahwa asuransi syariah memiliki model berbeda dari asuransi konvensional turut mendorong peningkatan minat.

“Ini menunjukkan bahwa pasar syariah bukan lagi sekadar potensi, tetapi sudah menjadi realitas yang tumbuh sangat cepat,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya