home masjid

Otoritas di Puncak Dunia: Begini Eksistensi Malaikat Penjaga Gunung

Kamis, 30 April 2026 - 04:00 WIB
Pegunungan di bumi adalah monumen bagi kepatuhan para malaikat. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Dalam narasi geologi modern, gunung-gunung dianggap sebagai pasak bumi yang terbentuk dari pergerakan lempeng tektonik selama jutaan tahun. Namun, dalam cakrawala teologi Islam yang diuraikan oleh Syaikh Amin bin Abdullah asy-Syaqawi dalam risalah Al-Iman bil Malaikah, pegunungan memiliki dimensi kedaulatan yang jauh lebih dalam.

Di balik kemegahan puncaknya yang menembus awan, terdapat entitas cahaya yang mengemban tugas spesifik sebagai penjaga. Keberadaan malaikat penjaga gunung ini menegaskan bahwa setiap jengkal elemen alam semesta berada di bawah pengawasan birokrasi langit yang sangat terorganisasi.

Eksistensi malaikat ini bukan sekadar abstraksi filosofis, melainkan terekam dalam peristiwa sejarah yang sangat krusial bagi perjalanan dakwah Islam.

Syaikh asy-Syaqawi dalam naskah yang diterbitkan melalui IslamHouse merujuk pada sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Peristiwa tersebut terjadi pasca-tragedi di Thaif, saat Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wa sallam mengalami penolakan dan luka fisik yang luar biasa. Di tengah kepedihan itu, langit menurunkan utusannya.

Hadits riwayat Muslim nomor 1790 menceritakan momen pertemuan tersebut. Sesosok malaikat mengucapkan salam kepada Rasulullah dan memperkenalkan dirinya dengan kalimat yang lugas:

أَنَا مَلَكُ الْجِبَالِ

Aku adalah malaikat penjaga gunung.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya