Kementerian Agama Perketat Pengawasan PIP Pesantren, Data Santri Disorot
Tim langit 7
Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIB
Kementerian Agama Perketat Pengawasan PIP Pesantren, Data Santri Disorot
LANGIT7.ID-Jakarta; Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengintensifkan pengawasan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Pesantren Tahun Anggaran 2023 – 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran, kepada para santri yang berhak, serta akuntabel dan sesuai regulasi.
Audit ini antara lain dilakukan di Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. Tim audit dipimpin Pengendali Teknis Muhammad Yudhi Firmansyah bersama Ketua Tim Amar Munawar dan anggota.
Yudhi menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas level. “Sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci agar tata kelola program berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Ia menekankan, audit tidak hanya berfokus pada kepatuhan administratif, tetapi juga kualitas data dan ketepatan sasaran penerima. “Pengawasan harus memastikan bantuan diterima oleh santri yang berhak, dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan, proses audit mendorong perbaikan sistem pengelolaan data serta penguatan mekanisme verifikasi di setiap level pelaksana.
Kasubbag TU Kankemenag Lumajang Abd. Rofik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan audit. “Kami berkomitmen mendukung proses ini agar penyaluran PIP berjalan optimal dan meminimalisir kendala administratif,” ujarnya.
Ketua Tim Sistem Informasi dan Perencanaan Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur Moh. Yunus Arifin menambahkan, akurasi data menjadi fokus utama. “Validitas data kami perkuat melalui verifikasi ketat berbasis EMIS serta sinkronisasi dengan SK penerima dari pusat,” jelasnya.
Audit ini antara lain dilakukan di Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur. Tim audit dipimpin Pengendali Teknis Muhammad Yudhi Firmansyah bersama Ketua Tim Amar Munawar dan anggota.
Yudhi menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas level. “Sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat menjadi kunci agar tata kelola program berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).
Ia menekankan, audit tidak hanya berfokus pada kepatuhan administratif, tetapi juga kualitas data dan ketepatan sasaran penerima. “Pengawasan harus memastikan bantuan diterima oleh santri yang berhak, dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan, proses audit mendorong perbaikan sistem pengelolaan data serta penguatan mekanisme verifikasi di setiap level pelaksana.
Kasubbag TU Kankemenag Lumajang Abd. Rofik menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan audit. “Kami berkomitmen mendukung proses ini agar penyaluran PIP berjalan optimal dan meminimalisir kendala administratif,” ujarnya.
Ketua Tim Sistem Informasi dan Perencanaan Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur Moh. Yunus Arifin menambahkan, akurasi data menjadi fokus utama. “Validitas data kami perkuat melalui verifikasi ketat berbasis EMIS serta sinkronisasi dengan SK penerima dari pusat,” jelasnya.