BPJPH Sebut Jawa Tengah Jadi Contoh Penguatan Ekosistem Halal Nasional
Tim langit 7
Kamis, 30 April 2026 - 14:50 WIB
BPJPH Sebut Jawa Tengah Jadi Contoh Penguatan Ekosistem Halal Nasional
LANGIT7.ID-Jakarta; Menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan apresiasi atas komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penguatan ekosistem halal. Menurutnya, sinergi yang dibangun BPJPH bersama Pemprov Jateng menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor yang efektif dan terintegrasi.
“Saya sangat gembira atas kehadiran Gus Wagub. Kerja sama yang kuat seperti inilah yang kami harapkan. Jawa Tengah layak menjadi role model dalam sebuah kolaborasi yang kuat dan menyeluruh, mulai dari penguatan Rumah Potong Hewan (RPH), rumah potong unggas, perhatian terhadap pelaku usaha yang belum tertib halal, hingga lokasi-lokasi yang ke depan akan terus kami awasi bersama,” ujar Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal, di Kantor BPJPH, Jakarta, dikutip Kamis (30/4/2026).
Babe Haikal menilai, langkah-langkah tersebut mencerminkan model pengembangan ekosistem halal yang komprehensif di tingkat daerah. Ia juga mengungkapkan terima kasih atas dukungan konkret Pemprov Jateng atas hibah tanah yang telah diberikan untuk penguatan kelembagaan BPJPH di Jawa Tengah. Hal itu, lanjutnya, semakin menegaskan keseriusan pemerintah Jateng dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.
“Ini merupakan contoh yang dapat direplikasi di daerah lain, bagaimana pemerintah daerah hadir dan berperan aktif dalam membangun ekosistem halal secara menyeluruh,” tambah Babe Haikal.
Babe Haikal menambahkan, perhatian Pemprov Jawa Tengah juga menjangkau pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hampir 5.000 SPPG yang berada di Jawa Tengah, seluruhnya didorong memenuhi ketentuan sesuai arahan Presiden, yakni memiliki sertifikat higienis, sanitasi, dan sertifikat halal.
“Dari hampir lima ribu SPPG yang ada di Jawa Tengah, seluruhnya juga menjadi bagian dari perhatian dan pengawasan. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa selain standar kebersihan dan sanitasi, aspek kehalalan juga harus dipastikan,” lanjutnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa kunjungan ke BPJPH merupakan tindak lanjut hasil Musrenbang perencanaan tahun 2027, khususnya pada sektor pariwisata berkelanjutan ramah muslim dan penguatan ekonomi syariah.
“Saya sangat gembira atas kehadiran Gus Wagub. Kerja sama yang kuat seperti inilah yang kami harapkan. Jawa Tengah layak menjadi role model dalam sebuah kolaborasi yang kuat dan menyeluruh, mulai dari penguatan Rumah Potong Hewan (RPH), rumah potong unggas, perhatian terhadap pelaku usaha yang belum tertib halal, hingga lokasi-lokasi yang ke depan akan terus kami awasi bersama,” ujar Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal, di Kantor BPJPH, Jakarta, dikutip Kamis (30/4/2026).
Babe Haikal menilai, langkah-langkah tersebut mencerminkan model pengembangan ekosistem halal yang komprehensif di tingkat daerah. Ia juga mengungkapkan terima kasih atas dukungan konkret Pemprov Jateng atas hibah tanah yang telah diberikan untuk penguatan kelembagaan BPJPH di Jawa Tengah. Hal itu, lanjutnya, semakin menegaskan keseriusan pemerintah Jateng dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.
“Ini merupakan contoh yang dapat direplikasi di daerah lain, bagaimana pemerintah daerah hadir dan berperan aktif dalam membangun ekosistem halal secara menyeluruh,” tambah Babe Haikal.
Babe Haikal menambahkan, perhatian Pemprov Jawa Tengah juga menjangkau pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hampir 5.000 SPPG yang berada di Jawa Tengah, seluruhnya didorong memenuhi ketentuan sesuai arahan Presiden, yakni memiliki sertifikat higienis, sanitasi, dan sertifikat halal.
“Dari hampir lima ribu SPPG yang ada di Jawa Tengah, seluruhnya juga menjadi bagian dari perhatian dan pengawasan. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa selain standar kebersihan dan sanitasi, aspek kehalalan juga harus dipastikan,” lanjutnya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa kunjungan ke BPJPH merupakan tindak lanjut hasil Musrenbang perencanaan tahun 2027, khususnya pada sektor pariwisata berkelanjutan ramah muslim dan penguatan ekonomi syariah.