home wirausaha syariah

Khofifah Gandeng Maybank, Perbankan Syariah Jawa Timur Didorong Go Global

Sabtu, 02 Mei 2026 - 05:10 WIB
Khofifah Gandeng Maybank, Perbankan Syariah Jawa Timur Didorong Go Global
LANGIT7.ID-Surabaya; Penguatan perbankan syariah menjadi fokus utama dalam upaya memperluas ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Jawa Timur. Langkah ini juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing global melalui kolaborasi lintas negara dan penguatan kelembagaan sektor keuangan daerah.

Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan strategis antara Khofifah Indar Parawansa dan CEO Maybank Islamic Berhad Mohamad Yasin bin Abdullah di Kuala Lumpur. Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian misi dagang dan investasi Jawa Timur-Malaysia dalam kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Rabu (29/4).

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama manajemen Bank Jatim membuka peluang kerja sama strategis dengan Maybank Group. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat layanan keuangan syariah yang inklusif dan berbasis nilai.

“Kami menyambut baik inisiatif kerja sama ini sebagai bagian dari aliansi strategis yang tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga memperkuat layanan keuangan yang inklusif dan berbasis nilai,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Penguatan sumber daya manusia menjadi perhatian utama dalam pengembangan unit usaha syariah Bank Jatim. Khofifah menegaskan pentingnya tenaga profesional yang memiliki latar belakang Islamic finance guna menjaga kualitas dan integritas layanan.

“Kami ingin unit usaha syariah di Bank Jatim diperkuat dengan sumber daya manusia yang benar-benar memiliki latar belakang pendidikan Islamic finance, bukan sekadar transformasi dari perbankan konvensional. Ini penting untuk memastikan kualitas dan integritas layanan keuangan syariah,” tegasnya.

Selain itu, sinergi ini juga diharapkan memperkuat posisi Bank Jatim dalam skema Kelompok Usaha Bank bersama lima bank pembangunan daerah lainnya. Skema tersebut dinilai mampu memperluas captive market, meningkatkan kolaborasi antarwilayah, serta memperbesar skala ekonomi layanan perbankan daerah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya