FISIP Universitas Brawijaya Gelar Diplomasi dan Akademik di Vietnam
Dwi sasongko
Sabtu, 02 Mei 2026 - 12:52 WIB
FISIP Universitas Brawijaya Gelar Diplomasi dan Akademik di Vietnam
LANGIT7.ID-Jakarta; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) melaksanakan rangkaian kegiatan kolaboratif di Ho Chi Minh City Open University (HCMCOU), Vietnam, sebagai bagian dari strategi diplomasi kebudayaan sekaligus penguatan kerja sama akademik internasional, pada Kamis-Sabtu (23–25/04/2026).
Kegiatan ini mencakup workshop budaya, kuliah tamu, hingga kolaborasi pengajaran sebagai upaya mempererat hubungan antar institusi dan memperluas jejaring akademik di tingkat global.
Pada hari pertama, Kamis (23/4/2026), FISIP UB menghadirkan Workshop Topeng Malangan yang menjadi bagian dari misi diplomasi budaya Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 mahasiswa HCMCOU yang menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya dalam sesi praktik melukis topeng. Workshop ini menjadi medium strategis untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia sekaligus membangun interaksi lintas budaya antara mahasiswa kedua negara.
Materi dan praktik workshop disampaikan oleh Ika Rizky Yustisia, S.I.Kom., M.A., yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi sekaligus Staf Ahli Wakil Dekan I FISIP UB. Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada sejarah Topeng Malangan, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya serta mempraktikkan langsung proses kreatif melukis topeng.
Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UB, Reza Safitri, S.Sos., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi diplomasi budaya yang terintegrasi dalam kerja sama akademik internasional.
“Workshop Topeng Malangan ini merupakan bentuk nyata diplomasi kebudayaan yang kami bawa dalam setiap misi kerja sama internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini mencakup workshop budaya, kuliah tamu, hingga kolaborasi pengajaran sebagai upaya mempererat hubungan antar institusi dan memperluas jejaring akademik di tingkat global.
Pada hari pertama, Kamis (23/4/2026), FISIP UB menghadirkan Workshop Topeng Malangan yang menjadi bagian dari misi diplomasi budaya Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 mahasiswa HCMCOU yang menunjukkan antusiasme tinggi, khususnya dalam sesi praktik melukis topeng. Workshop ini menjadi medium strategis untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia sekaligus membangun interaksi lintas budaya antara mahasiswa kedua negara.
Materi dan praktik workshop disampaikan oleh Ika Rizky Yustisia, S.I.Kom., M.A., yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi sekaligus Staf Ahli Wakil Dekan I FISIP UB. Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada sejarah Topeng Malangan, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya serta mempraktikkan langsung proses kreatif melukis topeng.
Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UB, Reza Safitri, S.Sos., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi diplomasi budaya yang terintegrasi dalam kerja sama akademik internasional.
“Workshop Topeng Malangan ini merupakan bentuk nyata diplomasi kebudayaan yang kami bawa dalam setiap misi kerja sama internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5/2026).