home edukasi & pesantren

UB peringkat 1 Indonesia dan 17 Asia Bidang Business dan Management AD Scientific Index 2026

Selasa, 05 Mei 2026 - 17:24 WIB
Kepala UPT Global Partnership and Reputation UB, Hendrix Yulis Setyawan, Ph.D.,. (Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan kinerja akademik yang kuat dalam AD Scientific Index 2026. Berdasarkan pembaruan data 4 Mei 2026, UB menempati posisi kompetitif pada sejumlah indikator utama, yaitu H-Index, i10-Index, Citations, serta pemeringkatan berdasarkan bidang keilmuan atau Institutional Subject Rankings.

Capaian ini memperlihatkan bahwa strategi penguatan akademik UB tidak hanya tercermin dalam produktivitas publikasi, tetapi juga dalam peningkatan dampak riset, penguatan bidang unggulan, kolaborasi akademik, serta program prioritas universitas yang diarahkan untuk memperkuat reputasi global, hilirisasi inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

AD Scientific Index merupakan sistem pemeringkatan akademik internasional yang menggunakan pendekatan berbasis peneliti atau researcher-to-institution model. Melalui pendekatan ini, performa universitas dinilai dari kontribusi akademik para peneliti yang berafiliasi dengan institusi tersebut. Indikator utama yang digunakan meliputi H-Index, i10-Index, dan jumlah sitasi, baik secara total sepanjang karier maupun dalam periode lima tahun terakhir.

Dengan metodologi tersebut, AD Scientific Index tidak hanya menggambarkan kekuatan akademik historis, tetapi juga memperlihatkan momentum akademik terkini. Hal ini penting bagi UB karena data menunjukkan bahwa performa UB pada indikator lima tahun terakhir terus menguat, baik pada tingkat nasional, Asia, maupun dunia.

Dalam pemeringkatan nasional berbasis Total H-Index, UB menempati peringkat 4 Indonesia, peringkat 334 Asia, dan peringkat 1.225 dunia. UB mencatat 1.599 staf akademik yang terindeks, dengan 24 peneliti masuk Top 10 percentile. Berdasarkan H-Index, peneliti UB dengan nilai tertinggi adalah Nurul Huda dari bidang Engineering & Technology/Food Science and Engineering dengan H-Index 56 dan World Rank #72.296.

Capaian yang sangat menonjol juga terlihat pada indikator i10-Index, yaitu indikator yang menunjukkan jumlah publikasi yang memperoleh minimal 10 sitasi. Berdasarkan Total i10-Index, UB berada pada peringkat 3 Indonesia, peringkat 146 Asia, dan peringkat 701 dunia. Berdasarkan i10-Index, peneliti UB dengan capaian tertinggi adalah Muh Zainul Arifin dengan i10-Index 251 dan World Rank #24.992.

Pada indikator Citations, UB juga menunjukkan tren yang semakin baik. Berdasarkan Total Citations, UB berada pada peringkat 11 Indonesia, peringkat 362 Asia, dan peringkat 1.336 dunia. Berdasarkan jumlah Citations, peneliti UB dengan sitasi tertinggi adalah Rachmat Kriyantono dari bidang Business & Management/Communications and Media Studies dengan 19.468 sitasi dan World Rank #52.417.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya