Pemprov Sulawesi Barat Gandeng Jamkrindo, UMKM Kini Lebih Mudah Ikut Proyek Pemerintah
Tim langit 7
Rabu, 06 Mei 2026 - 13:03 WIB
Pemprov Sulawesi Barat Gandeng Jamkrindo, UMKM Kini Lebih Mudah Ikut Proyek Pemerintah
LANGIT7.ID-Mamuju; Upaya memperluas keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam proyek pemerintah daerah mulai diperkuat melalui skema penjaminan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggandeng PT Jamkrindo untuk memberikan dukungan tersebut, sehingga pelaku usaha lokal memiliki peluang lebih besar dalam proses pengadaan barang dan jasa.
Kerja sama ini mulai dijalankan setelah penandatanganan dan serah terima yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Barat pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Murdanil, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan usaha serta akses pembiayaan bagi UMKM.
Fokus utama kolaborasi ini tidak hanya pada pembiayaan, tetapi juga mencakup sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan usaha kecil. Selain itu, terdapat program bina lingkungan yang diarahkan untuk mendampingi UMKM di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, agromaritim, serta pariwisata.
Dalam implementasinya, PT Jamkrindo menyediakan berbagai fasilitas penjaminan, mulai dari jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan pembayaran uang muka, hingga jaminan pemeliharaan. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku UMKM saat mengikuti proyek pemerintah.
Murdanil selaku Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bahwa "kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membuka akses yang lebih luas bagi UMKM lokal agar dapat berpartisipasi dalam proyek-proyek pemerintah. Ia menekankan bahwa dukungan penjaminan dari Jamkrindo akan membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, dalam memenuhi persyaratan administrasi dan meningkatkan kredibilitas mereka di mata penyelenggara kegiatan," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5/2026).
Lebih lanjut, Murdanil berharap bahwa "kerja sama ini tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan dan penjaminan, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas serta daya saing UMKM di Sulawesi Barat, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah."
Kesepakatan ini juga membuka peluang pengaturan tambahan yang disepakati kedua pihak guna memastikan kelancaran pelaksanaan kerja sama. Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar dapat berperan lebih aktif dalam pembangunan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Kerja sama ini mulai dijalankan setelah penandatanganan dan serah terima yang berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Barat pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Murdanil, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan usaha serta akses pembiayaan bagi UMKM.
Fokus utama kolaborasi ini tidak hanya pada pembiayaan, tetapi juga mencakup sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan usaha kecil. Selain itu, terdapat program bina lingkungan yang diarahkan untuk mendampingi UMKM di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, agromaritim, serta pariwisata.
Dalam implementasinya, PT Jamkrindo menyediakan berbagai fasilitas penjaminan, mulai dari jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan pembayaran uang muka, hingga jaminan pemeliharaan. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku UMKM saat mengikuti proyek pemerintah.
Murdanil selaku Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menyampaikan bahwa "kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam membuka akses yang lebih luas bagi UMKM lokal agar dapat berpartisipasi dalam proyek-proyek pemerintah. Ia menekankan bahwa dukungan penjaminan dari Jamkrindo akan membantu pelaku usaha, khususnya UMKM, dalam memenuhi persyaratan administrasi dan meningkatkan kredibilitas mereka di mata penyelenggara kegiatan," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5/2026).
Lebih lanjut, Murdanil berharap bahwa "kerja sama ini tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan dan penjaminan, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas serta daya saing UMKM di Sulawesi Barat, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah."
Kesepakatan ini juga membuka peluang pengaturan tambahan yang disepakati kedua pihak guna memastikan kelancaran pelaksanaan kerja sama. Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar dapat berperan lebih aktif dalam pembangunan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
(lam)