home global news

Muhammadiyah Imbau Hidup Hemat, Pangkas Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Mahal di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 06 Mei 2026 - 14:54 WIB
Muhammadiyah Imbau Hidup Hemat, Pangkas Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Mahal di Tengah Tekanan Ekonomi
LANGIT7.ID-Jakarta; Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengeluarkan edaran penting terkait kondisi ekonomi nasional dan global yang dinilai perlu disikapi secara bijak oleh seluruh elemen Persyarikatan. Melalui Edaran Nomor 5/EDR/I.0/B/2026, Muhammadiyah menyerukan langkah konkret berupa efisiensi anggaran dan penguatan budaya hidup hemat.

Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa seluruh pimpinan di berbagai tingkatan di lingkungan Muhammadiyah diminta untuk lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan organisasi, sekaligus menyesuaikan pola aktivitas dengan kondisi ekonomi yang ada.

Muhammadiyah secara tegas mengarahkan agar penggunaan anggaran difokuskan pada hal-hal yang benar-benar penting. Pengeluaran yang tidak mendesak diminta untuk dihindari, sementara program dan kegiatan yang memiliki dampak langsung dan strategis harus menjadi prioritas utama. Dalam konteks ini, kegiatan seremonial yang dinilai kurang memberikan manfaat signifikan diimbau untuk dikurangi.

Langkah efisiensi juga diperluas ke pola pelaksanaan kegiatan. Muhammadiyah mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada secara efektif dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan yang membutuhkan biaya besar seperti pertemuan regional hingga nasional dan kunjungan langsung dianjurkan untuk dikurangi, terutama jika masih dapat digantikan dengan rapat daring.

Tidak hanya itu, pembatasan perjalanan ke luar negeri juga menjadi perhatian serius. Muhammadiyah menegaskan bahwa kunjungan luar negeri hanya dilakukan untuk kegiatan prioritas dan tidak melibatkan pihak yang tidak memiliki kepentingan langsung, dengan tetap mempertimbangkan prinsip efisiensi anggaran.

Dalam aspek operasional, edaran ini juga menyoroti pentingnya penghematan energi. Seluruh kantor, gedung, dan ruang di lingkungan Muhammadiyah diminta untuk menghemat penggunaan air, listrik, dan energi. Bahkan, penggunaan panel surya disebut sebagai salah satu alternatif untuk mendukung efisiensi listrik.

Lebih jauh, Muhammadiyah mengajak seluruh warganya untuk membangun gaya hidup yang lebih sederhana namun produktif. Budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif menjadi nilai yang perlu diperkuat di tengah situasi ekonomi yang menantang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya