home edukasi & pesantren

Luncurkan Renstra 2026–2030, ITS Dorong Riset Tak Lagi Berhenti di Jurnal

Rabu, 06 Mei 2026 - 22:53 WIB
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD dalam Rapat Pimpinan pembahasan Rencana Strategis ITS 2026-2030. (Dok: Humas ITS)
LANGIT7.ID-Surabaya; Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan Rencana Strategis (Renstra) 2026-2030 sebagai pijakan baru dalam mempercepat transformasi menuju kampus berbasis inovasi dan kewirausahaan. Kebijakan ini menjadi kompas bagi ITS dalam menentukan arah pengembangan institusi ke depan.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengungkapkan bahwa arah pengembangan ITS ke depan tidak lagi berhenti pada capaian akademik semata. Kampus Pahlawan kini akan terus fokus untuk memberikan inovasi yang berdampak nyata bagi kebermanfaatan masyarakat dan bangsa. “Untuk itu, saya tekankan hilirisasi riset dengan industri agar dapat menyelesaikan persoalan dan menciptakan nilai ekonomi,” tegasnya dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).

Bambang menyampaikan bahwa Renstra dirancang guna menjawab tantangan global yang kian kompleks, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga krisis energi. Mengusung tema besar yang bernama RAISE, Renstra ITS diharapkan dapat menjadi fondasi utama arah pertumbuhan ITS. Dalam hal ini, ITS berkomitmen untuk senantiasa memosisikan diri sebagai bagian dari solusi.

RAISE tersebut mengusung beberapa misi utama. Pertama, Relevant and Impactful Research yang menitikberatkan pada penguatan riset inovatif yang aplikatif sebagai solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat dan industri. Selanjutnya, Academic Excellence and Global Reputation mendorong lahirnya lulusan unggul, berkarakter, serta kompetitif di kancah internasional.

Kemudian, ITS akan mendorong Innovation and Entrepreneurship yang membentuk ekosistem kewirausahaan berbasis hilirisasi hasil riset agar bernilai tambah. Sebagai kampus yang berkomitmen pada keberlanjutan, nilai Sustainable Development memastikan dukungan infrastruktur dan tata kelola institusi yang modern serta adaptif.

Sementara itu, Excellence Governance menegaskan komitmen ITS untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia yang profesional serta berkualitas. “ITS akan hadir dengan penguatan riset aplikatif, inovasi teknologi, dan kolaborasi strategis,” tegas Guru Besar Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.

Lebih lanjut, sosok nomor satu ITS tersebut juga menyampaikan capaian positif pada periode sebelumnya dengan lebih dari 70 persen indikator kinerja berhasil dicapai dan atau melampaui target. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa ITS masih perlu melakukan akselerasi, khususnya dalam memperluas pengalaman global mahasiswa dan memperkuat ekosistem inovasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya