home global news

Operasional Kereta Api Menuntut Disiplin Tinggi untuk Melayani Jutaan Pelanggan Setiap Hari

Kamis, 07 Mei 2026 - 21:25 WIB
Operasional Kereta Api Menuntut Disiplin Tinggi untuk Melayani Jutaan Pelanggan Setiap Hari
LANGIT7.ID-Jakarta; Setiap hari, jutaan pelanggan mempercayakan perjalanannya kepada transportasi kereta api. Di balik perjalanan yang terlihat berjalan lancar dan tepat waktu, terdapat sistem operasional yang kompleks dan dijalankan secara disiplin oleh ribuan insan perkeretaapian di berbagai bidang kerja.

Operasional kereta api bekerja melalui koordinasi yang saling terhubung dalam setiap detik perjalanan. Mulai dari awak sarana, pengatur perjalanan kereta api, pengendali perjalanan, petugas pemeriksa jalur, tenaga perawatan sarana dan prasarana, hingga penjaga perlintasan, seluruhnya memiliki tanggung jawab yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dibangun dari kompetensi, ketelitian, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional yang dijalankan secara konsisten.

“Kereta api merupakan moda transportasi yang memiliki sistem operasional sangat detail. Setiap petugas memegang peran penting dan seluruh proses harus berjalan presisi. Karena itu setiap Insan perkeretaapian wajib memiliki kompetensi, kesiapan, dan disiplin tinggi sebelum menjalankan tugas operasional,” ujar Anne dalam keterangannya, Jumat (7/5/2026).

Sebagai bagian dari penguatan kompetensi SDM, KAI terus meningkatkan jumlah pekerja tersertifikasi dari tahun ke tahun. Pada 2022 tercatat sebanyak 14.150 lebih pekerja tersertifikasi, meningkat menjadi lebih 15.983 pekerja pada 2023, lalu 16.186 pekerja pada 2024, dan mencapai 19.167 pekerja tersertifikasi pada 2025.

Pada 2026, KAI merencanakan sebanyak 18.297 pekerja tersertifikasi yang tersebar di berbagai bidang operasional strategis. Jumlah tersebut terdiri dari 4.129 Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), 440 Awak Sarana Perkeretaapian Khusus, 2.260 Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), 229 Pengendali Kereta Api, serta 1.542 Asisten PPKA tersertifikasi.

Selain itu terdapat 1.482 tenaga perawatan prasarana bidang Jalan Rel dan Jembatan, 1.437 tenaga perawatan Fasilitas Operasi Kereta Api, 1.854 tenaga pemeriksa prasarana Jalan Rel dan Jembatan, 119 tenaga pemeriksa Fasilitas Operasi Kereta Api, 2.652 Pemeriksa Sarana, 1.990 tenaga Perawatan Sarana, dan 163 Penjaga Jaga Lintas (PJL) tersertifikasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya