BTN Gandeng Kemensetneg, Bidik Jadi Bank Konsumer Terbesar di Indonesia
Tim langit 7
Kamis, 14 Mei 2026 - 22:23 WIB
BTN Gandeng Kemensetneg, Bidik Jadi Bank Konsumer Terbesar di Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus melanjutkan transformasi bisnisnya. Tidak hanya dikenal sebagai bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). BTN kini berambisi menjadi the biggest consumer bank in Indonesia.
Untuk mewujudkan target tersebut, BTN menjalin kerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI). Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan bisnis tabungan dan transaksi. Sekaligus peningkatan kualitas layanan perbankan bagi pegawai dan ASN Kemensetneg RI.
Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan, institusi besar selalu ditopang oleh sistem yang baik. Menurut dia, Kemensetneg mampu menunjukkan profesionalisme, adaptasi, serta kualitas pelayanan publik yang baik di tengah tuntutan birokrasi yang semakin cepat dan modern.
"Ini tentu menjadi kehormatan bagi BTN dapat menjalin kolaborasi dengan institusi yang menjadi supporting system utama pemerintahan Republik Indonesia," ujar Rully di Gedung Utama Kemensetneg, dikutip Kamis (14/5/2026).
Melalui kerja sama tersebut, BTN menghadirkan berbagai layanan jasa perbankan. Mulai dari layanan transaksi, funding, hingga solusi perbankan terintegrasi. Seluruh layanan dirancang agar semakin praktis dan seamless dalam mendukung kebutuhan para pegawai dan ASN Kemensetneg RI.
Penguatan layanan digital tersebut didukung dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan. Melalui Bale by BTN, para pegawai Kemensetneg nantinya dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform. Seperti menabung, transaksi, pembiayaan rumah, hingga investasi lengkap dalam satu genggaman.
Transformasi digital melalui Bale by BTN mencatatkan lonjakan sebesar 67,5% year-on-year (YoY) menjadi 4 juta pengguna hingga kuartal I 2026. Peningkatan jumlah pengguna tersebut juga diikuti pertumbuhan positif rata-rata saldo tabungan sebesar 18% YoY. Selain itu, jumlah serta nilai transaksi masing-masing melesat 8,1% YoY dan 48,2% YoY.
Untuk mewujudkan target tersebut, BTN menjalin kerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI). Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan bisnis tabungan dan transaksi. Sekaligus peningkatan kualitas layanan perbankan bagi pegawai dan ASN Kemensetneg RI.
Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan, institusi besar selalu ditopang oleh sistem yang baik. Menurut dia, Kemensetneg mampu menunjukkan profesionalisme, adaptasi, serta kualitas pelayanan publik yang baik di tengah tuntutan birokrasi yang semakin cepat dan modern.
"Ini tentu menjadi kehormatan bagi BTN dapat menjalin kolaborasi dengan institusi yang menjadi supporting system utama pemerintahan Republik Indonesia," ujar Rully di Gedung Utama Kemensetneg, dikutip Kamis (14/5/2026).
Melalui kerja sama tersebut, BTN menghadirkan berbagai layanan jasa perbankan. Mulai dari layanan transaksi, funding, hingga solusi perbankan terintegrasi. Seluruh layanan dirancang agar semakin praktis dan seamless dalam mendukung kebutuhan para pegawai dan ASN Kemensetneg RI.
Penguatan layanan digital tersebut didukung dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan. Melalui Bale by BTN, para pegawai Kemensetneg nantinya dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform. Seperti menabung, transaksi, pembiayaan rumah, hingga investasi lengkap dalam satu genggaman.
Transformasi digital melalui Bale by BTN mencatatkan lonjakan sebesar 67,5% year-on-year (YoY) menjadi 4 juta pengguna hingga kuartal I 2026. Peningkatan jumlah pengguna tersebut juga diikuti pertumbuhan positif rata-rata saldo tabungan sebesar 18% YoY. Selain itu, jumlah serta nilai transaksi masing-masing melesat 8,1% YoY dan 48,2% YoY.