Bank BSN Bidik 73.700 KPR Subsidi, Siap Garap KUR Perumahan hingga Proyek Kota Baru
Tim langit 7
Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12 WIB
Bank BSN Bidik 73.700 KPR Subsidi, Siap Garap KUR Perumahan hingga Proyek Kota Baru
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mempercepat langkahnya untuk memperbesar peran dalam program perumahan nasional, dengan target penyaluran KPR Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 73.700 unit sepanjang 2026.
Target tersebut dipasang setelah perseroan mencatat realisasi penyaluran yang terus menguat pada empat bulan pertama tahun ini. Berdasarkan data Januari hingga April 2026, Bank BSN telah menyalurkan KPR Subsidi FLPP sebanyak 16.523 unit dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp2,7 triliun yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menegaskan target tersebut menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap agenda besar pemerintah di sektor perumahan.
“Konsistensi dan komitmen Bank BSN dalam menyalurkan KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus tercermin pada peningkatan kinerja realisasi setiap tahunnya. Sebelumnya di 2025 realisasi KPR subsidi sebesar 59.463 unit, tahun ini kita targetkan sebanyak 73.700 unit. Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” kata Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor usai menerima kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait di kantor Bank BSN Jakarta, dikutip Selasa(19/5/2026).
Selain mengejar target penyaluran, Bank BSN juga disiapkan untuk menjalankan Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar. Skema tersebut nantinya sepenuhnya akan dijalankan oleh Bank BSN, dengan pelaksanaan yang diproyeksikan mulai paling lama dua bulan ke depan setelah mendapatkan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tak berhenti di sana, perseroan juga menyiapkan langkah masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi seiring keluarnya aturan terbaru. Salah satu proyek yang disiapkan adalah pengembangan Kota Baru di Kabupaten Tangerang dengan memanfaatkan lahan milik Kementerian Hukum seluas 3 hingga 4 hektar.
“Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan,” tambah Alex.
Target tersebut dipasang setelah perseroan mencatat realisasi penyaluran yang terus menguat pada empat bulan pertama tahun ini. Berdasarkan data Januari hingga April 2026, Bank BSN telah menyalurkan KPR Subsidi FLPP sebanyak 16.523 unit dengan total plafon pembiayaan mencapai Rp2,7 triliun yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menegaskan target tersebut menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap agenda besar pemerintah di sektor perumahan.
“Konsistensi dan komitmen Bank BSN dalam menyalurkan KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus tercermin pada peningkatan kinerja realisasi setiap tahunnya. Sebelumnya di 2025 realisasi KPR subsidi sebesar 59.463 unit, tahun ini kita targetkan sebanyak 73.700 unit. Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” kata Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor usai menerima kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait di kantor Bank BSN Jakarta, dikutip Selasa(19/5/2026).
Selain mengejar target penyaluran, Bank BSN juga disiapkan untuk menjalankan Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar. Skema tersebut nantinya sepenuhnya akan dijalankan oleh Bank BSN, dengan pelaksanaan yang diproyeksikan mulai paling lama dua bulan ke depan setelah mendapatkan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tak berhenti di sana, perseroan juga menyiapkan langkah masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi seiring keluarnya aturan terbaru. Salah satu proyek yang disiapkan adalah pengembangan Kota Baru di Kabupaten Tangerang dengan memanfaatkan lahan milik Kementerian Hukum seluas 3 hingga 4 hektar.
“Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan,” tambah Alex.